logoblog

Cari

Tutup Iklan

Tak Kebagian BLSM, Warga Rusak Kantor Desa

Tak Kebagian BLSM, Warga Rusak Kantor Desa

KM Sarei Ndai:  Dinilai penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tidak terarah, ratusan warga Desa Roy merusak Kantor Desa, Selasa (8/7)

Pemerintahan

Tak Kebagian BLSM, Warga Rusak Kantor Desa


fani kristianto
Oleh fani kristianto
17 Desember, 2013 12:10:29
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 1687 Kali

KM Sarei Ndai:  Dinilai penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tidak terarah, ratusan warga Desa Roy merusak Kantor Desa, Selasa (8/7) sekitar pukul 11,00. Akibatanya kaca dan tembok kantor tersebut rusak. Disinyalir aksi warga yang merusak kantor Desa Roy tersebut, diakibatkan pemerintah tidak professional terkait dengan pembagian Kartu Penjamin Sosial (KPS) oleh pemerintah. Sesuai keinginan masyarakat Roi, banyak warga yang dikategori miskin tidak mendapatkan BLSM, namun sebaliknya banyak warga yang ekonomi mapan justru mendapatkan dana dimaksud.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima, nama-nama yang mendapatkan BLSM adalah data lama yang diusulakan oleh pemerintah yakni tahun 2011, sehingga yang menerima KPS saat ini salah sasaran.

Salah satu warga Roi, fad, kecewa dengan sikap pemerintah yang mengambil data lama untuk dijadikan penjaringan nama-nama untuk mendapatkan BLSM, hal itu sangat tidak adil terhadap masyarakat yang dinilai miskin di Desa Roy, “warga yang dikategori miskin di Roy masih banyak, massa warga yang ekonominya ada bisa mendapatkan BLSM.

Dikatakanya, kami sengaja melakukan hal ini, supaya aparat desa itu bisa melihat bagaimana masyarakat berontak, ini semua tidak akan terjadi jika seorang Kepala Desa itu bisa menjaring secara professional. Saya mengakui, pendataan atau ferifikasi nama-nama yang mendapatkan KPS ini bukan aparad desa, namun saya sangat yakin kalau BPS pasti mennyakan pendapat dari aparat desa, dan bahkan petugas BPS akan mennayakan dulu kepada pihak desa baru mendata warga yang kategori miskin.”katanya dengan nada yang kesal.

Hal yang sama dkeluhkan dengan warga Supraddin lainya, pake inisial juga Bang…..? sebanyak 172 warga yang mendapatkan bantuan BLSM tersebut, dari hasil pantau kami warga, nama-nama itu ternyata banyak yang dikategori warga ekonomi keatas, hal itulah yang membuat kami merusah kantor desa tersebut. “seharusnya desa melakukan ferifikasi ulang ketika penerima KPS adalah warga yang ekominya keatas. Artinya pemerintah desa menggantikan nama tersebut untuk warga yang dikategorikan miskin.”katanya. diharapkanya, kepada pemerintah Desa, kecamatan dan bahkan pusat untuk melakukan ferifikasi ulang pendataan nama-nama yang mendapatkan BLSM dan bila perlu bantuan tersebut dihapus saja kalau memang tidak bisa dilakukan secara professional, karena bantuan ini hanya akan melakukan profokasi warga dengan godaan yang nilainya tidak seberapa.”harapnya.

Baca Juga :


Sementara Kepala Desa Roi, Nurdin yang dimintai tanggapan, dengan kejadian itu sangat menyesalkan dengan sikap warganya yang melakukan anarkis sehingga merusak Kantor Desa, padahal yang mengeluarkan BLSM bukan desa melainkan pemenrintah pusat lewat pendataan BPS, “jadi aparas Desa itu tidak tahu menau dengan pendataan itu,”elaknya.

Dijelaskannya, nama-nama yang menerima KPS tersebut diumumkan lewat pengeras suara, sehingga nama-nama yang tidak terdata langsung datang dan melemparkan kaca kantor sebagai bentuk kekecewaan.

Nurdin berharap, warga jangan melakukan tindakan anarkis seperti ini, kalau memang ada masalah mari kita bicarakan dengan baik-baik dan kita cari solusinya sama-sama, siapa tahu masih ada harapan untuk mendapatkan bantuan tersebut lewat suara kita bersama,”harapnya. (Ndre)



 
fani kristianto

fani kristianto

xproject
Born: February 20-1967, Aberdeen Washington, USA
Guitar: Fender-Mustang, Jaguar, Stratocaster, Telecaster
Amplification: MesaBoogie Preamp, Sunn-Beta LeadHead, 4X12 Peavey
Pedals: BOSS DS1-DS2, Tech 21 Sansamp C, Orange

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan