logoblog

Cari

Pembinaan Anak Remaja (PAR)

Pembinaan Anak Remaja (PAR)

  H. Hasan dari dinas kesehatan Lombok Timur  secara panjang lebar memberikan pemaparan pada kegiatan Pembinaan Anak Remaja (PAR) yang diadakan oleh

Pemerintahan

KM-Bagek laek
Oleh KM-Bagek laek
26 April, 2014 22:29:22
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 80404 Kali

H. Hasan dari dinas kesehatan Lombok Timur  secara panjang lebar memberikan pemaparan pada kegiatan Pembinaan Anak Remaja (PAR) yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bertempat di aula kantor Camat Sakra Barat sabtu, 26 April 2014. Ratusa peserta dari kalangan pemuda dan remaja sebagai perwakilan masing-masing desa yang ada di kecamatan Sakra Barat. Pada kesempatan tersebut H. Hasan memberikan wejangan betapa penting dan menentukan masa depan adalah tergantung masa-masa ini, dimana masa remaja adalah jembatan penghubung antara masa anak-anak dan masa mandiri yang harus memiliki prinsip dan tanggung jawab hingga dapat berpikir matang. Rentang waktu itu ditempuh dengan waktu yang cukup panjang dan tidaklah selalu stabil, untuk menjaga kestabilan, pendidikan formal saja belum cukup tetapi harus ditunjang dengan pembinaan agar menjadi contoh yang baik bagi generasi yang akan datang. Pembinaan yang dilakukan harus mencakup segala hal baik sikap, kepribadian, agama, penampilan, dan kemandirian.

PAR bertujuan untuk meningkatkan intelektualitas, kreativitas, dan produktivitas para remaja agar bisa menjadi insan yang mandiri dan unggul. Selanjutnya H. Hasan mengatakan masa remaja adalah masa yang kuat dan dihiasi rasa ingin tahu, karena itulah para remaja perlu pembinaan agar keingintahuan dan gejolak muda dapat tersalur secara positif dan bermakna. Para orang tua harus menanamkan kepada anak dan remaja agar mereka memelihara, menghargai orang lain terutama menghormati orang yang lebih tua. Tanamkan pada diri masing-masing agar bisa menjadi remaja yang berkualitas. jujur, dapat dipercaya, disiplin, tanggung jawab, tidak manja, dan mandiri.

Roma Hidayat dari insan LSM juga  memaparkan Sejak peradaban manusia muncul sampai sekarang remaja selalu menjadi pusat perhatian berbagai komponen masyarakat seperti orang tua, organisasi, agama, dan masyarakat umum. Bahkan, oleh pemerintah dalam hal ini Bangsa dan Negara tidak segan-segan mengeluarkan sejumlah anggaran besar untuk mengurus berbagai hal tentang remaja. “Besarnya perhatian berbagai kalangan tentang remaja disebabkan oleh banyaknya harapan dan potensi yang diinginkan oleh berbagai komponen masyarakat, termasuk pemerintah pada diri remaja” menurut Monks, (2001: 8).

Di antara harapan termasuk yaitu remaja diharapkan menjadi anak yang berbakti dan pahlawan bagi keluarga, menjadi anak  yang cerdas (intelek) dan bermoral, menjadi orang yang beriman dan bertaqwa serta berahlak mulia, menjadi calon pemimpin dalam organisasi, dan menjadi pencipta kedamaian dan ketertiban oleh masyarakat umum. Sedangkan harapan bagi bangsa dan negara adalah pelanjut pembangunan bangsa ke depan yang berkualitas, kontrol sosial agen perubahan, atau pelopor dan pelaksana kegiatan yang berbasis kemasyarakatan dan umat.

 

Baca Juga :


Perwujudan keseluruhan harapan tersebut di atas, mustahil tercapai  dengan sendirinya, perlu ada langkah-langkah strategi guna mewujudkannya. Upaya-upaya yang dilakukan selama ini misalnya, menekankan pembinaan remaja di lingkungan keluarga dan melalui pendidikan formal (sekolah). Di samping itu, pemerintah juga giat mengadakan seminar atau pelatihan mengenai remaja dan membentuk organisasi remaja di bawah naungan instansi tertentu. Demikian pula masyarakat umum membentuk berbagai macam lembaga atau organisasi pemuda, baik yang berciri sosial kemasyarakatan, pendidikan, politik, maupun lembaga pemuda yang bercirihas agamis.

Kita mesti ingat masa remaja adalah penghubung antara masa anak-anak menuju kemandirian yang harus memiliki prinsip dan tanggung jawab hingga dapat berpikir matang. Masa-masa ini akan  ditempuh dengan waktu yang cukup panjang dan tidaklah selalu stabil, untuk menjaga kestabilan, pendidikan formal saja tidaklah cukup tetapi harus dengan pembinaan agar menjadi tauladan bagi generasi mendatang. Pembinaan yang dilakukan harus mencakup segala hal baik sikap, kepribadian, agama, penampilan, dan kemandirian. Roma Hidayat juga menuturkan bahwa pemuda adalah harapan bangsa, siapa lagi yang akan melanjutkan estapet bangsa ini kalau tidak dari kalangan remaja atau pemuda. [] -01



 
KM-Bagek laek

KM-Bagek laek

"Sebaik-baik teman, yang menunjukkan kepada kebaikan" km.Bagek Laek merupakan pengembangan dari km.krens diketuai oleh Bukran dengan sekretaris Uswatun Nurnaningsih

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan