logoblog

Cari

Kaum Hawa di Gerakan Kewirausahaan Nasional

Kaum Hawa di Gerakan Kewirausahaan Nasional

Sebagai tindak lanjut dari GKN (Gerakan Kewirausahaan Nasional) yang dicanangkan pertama kali oleh Presiden RI SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pada tanggal

Pemerintahan

Asrobi Abdihi
Oleh Asrobi Abdihi
29 April, 2014 01:56:15
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 19402 Kali

Dr Ir Pariaman Sinaga, MM Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, Bidang Kerjasama Antar LembagaSebagai tindak lanjut dari GKN (Gerakan Kewirausahaan Nasional) yang dicanangkan pertama kali oleh Presiden RI SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pada 2 Februari 2011, keempat kalinya 15 Januari 2014 kemarin, dengan mengusung tema ‘’Spirit of Women Enterpreneurship’’, Kementrian Koperasi (Kemenkop) menggelar GKN keempat bagi pemuda NTB tadi pagi di Narmada Convention Hall.(28/4)

Tema GKN tahun ini “Spirit of Women Enterpreneurship’’ , pemberdayaan kaum perempuan indonesia, yang menjadi fokus pembangunan ekonomi, dapat membantu mengentaskan kemiskinan.

Menurut Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, Bidang Kerjasama Antar Lembaga Dr Ir Pariaman Sinaga, MM, perempuan adalah sosok produktif, dan mengkaji koperasi bahwa dari sudut sikap terdapat perbedaan antara perempuan dan laki-laki dalam mengantisipasi sesuatu.

‘’Coba lihat pasar-pasar tradisional, yang membuat aktif adalah kaum perempuan. Peluang untuk kaum wanita ini sangat bagus,’’ ujar Pariaman.

Lanjut Pariaman,bahwa dari Kementerian Koperasi dan UKM RI sangat antusias dengan GKN (Gerakan Kewirausahaan Nasional). Bersama pemerintah provinsi dan kabupaten kota berharap nantinya masyarakat Indonesia, pelaku usaha menjadi tuan rumah dalam melaksanakan aktifitas perekonomian di Indonesia ini.

Kadiskop UMKM NTB Drs.H.Supran,MM GKN mengatakan, tujuan GKN ini untuk meningkatkan semangat dan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda untuk menjadi wirausaha yang mandiri, handal, dan tangguh, serta memiliki kreatifitas dan inovasi yang tinggi, sehingga mampu bersaing di tengah globalisasi perekonomian.

Selain itu kata H.Supran, GKN juga diharapkan dapat memasyarakatkan pemahaman koperasi melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional. Sehingga, dapat mendorong tumbuh kembang koperasi dan UMKM yang dilakukan pelaku wirausaha. Yang pada akhirnya dapat memberikan insipirasi atas keberhasilan wirausaha dalam dan luar negeri, sehingga tumbuh WUB (Wirausaha Baru).

 

Baca Juga :


GKN juga diharapkan dapat memberikan motivasi kewirausahaan kepada kalangan mahasiswa/mahasiswi, pemuda dan masyaarkat umum, terutama wanita. Pemerintah dan berbagai pihak terus memberi dukungan kuat pada kegiatan pemberdayaan kaum perempuan Indonesia. Karena secara umum, perempuan merupakan kelompok yang sangat strategis dalam konteks pengembangan UMKM, sebagai upaya pengentasan kemiskinan.

Terkait dengan peserta GKN ke 4 di NTB yang mayoritas perempuan H.Supran mengatakan, bahwa dari 52,16 juta pengusaha sektor UMKM, sekitar 60 persennya adalah perempuan. Perempuan juga mengalokasikan waktu produktif sekitar 13 jam sehari.

‘’Hasil sensus, perempuan lebih banyak dari laki-laki, satu berbanding tujuh. Perempuan juga lebih tekun dan cermat dari laki-laki,’’ tambah Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin saat membuka GKN (Gerakan Kewirausahaan Nasional) .

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan GKN ini adalah memberikan bimbingan penyusunan proposal studi kelayakan usaha dan bagi yang layak akan di fasilitasi pembiayaan melalui pola bantuan modal usaha yang peruntukkan bagi mahasiswa, pemuda dan kelompok masyarakat, utamanya pelaku usaha mikro dan kaum perempuan yang mempunyai bisnis kategori mikro yang telah terdaftar sebgai anggota koperasi.

Peserta kegiatan ini berjumlah seribu orang yang terdiri dari mahasiswa universitas negeri dan swasta, pemuda, dan masyarakat umum, terutama wanita, yakni hampir 60 persen. Sementara, nara asumber yang dihadirkan juga dari orang yang telah kompeten dibidangnya. Yakni, Dari Kemenkop UKM RI Dr Ir Pariaman, MM (Staf Ahli Menteri KUKM Bidang Kerjasama Antar Lembaga), Dr Prayitno Sasuki, MA (Praktisi Unram) dan Hj. Suhartini, SPd selaku pelaku usaha (Abdi/03)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan