logoblog

Cari

Tutup Iklan

Tumpah Ruah Mengikuti Gerakan Nusantara Bersatu

Tumpah Ruah Mengikuti Gerakan Nusantara Bersatu

Mataram_inmas, Suasana ramai dan gegap gempita dilapangan Sangkareang Mataram pada pagi rabu (30/11/2016) Bukan kegaiatan kampanye salah satu calon kepala daerah, melainkan

Pemerintahan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
30 November, 2016 14:10:12
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 35938 Kali

Mataram_inmas, Suasana ramai dan gegap gempita dilapangan Sangkareang Mataram pada pagi rabu (30/11/2016)

Bukan kegaiatan kampanye salah satu calon kepala daerah, melainkan puluhan ribu masyarakat NTB yang berasal dari semua Kabupaten/kota yang ada dipulau Lombok sedang mengikuti gerakan Nusantara Bersatu yang dipusatkan di lapangan Sangkareang Kota Mataram.

Kegiatan dengan tema Nusantara Bersatu, Indonesia ku, Indonesia mu, Indonesia kita Bhineka Tunggal Ika, diikuti segenap lapiasan masyarakat NTB baik dari sipil, Militer dan POLRI. Hadir juga Gubernur NTB Dr. KH. Zainul Majdi MA atau yang lebih dikenal dengan panggilan Tuan Guru Bajang (TGB) ini, Kemudian tampak hadir juga petinggi TNI dan POLRI, diantaranya Kapolda NTB, Brigjen Umar Saptono, Danrem NTB Wirabhakti, DanLanud NTB, DanLanal, Kajati NTB, Walikota Mataram H. Akhyar Abduh dan wakil Walikkota Mataram H. Mohan Roliskana, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Ketua DPRD kota Mataram H. Didi Sumardi dan pejabat Lingkup Kota Mataram.

 

Baca Juga :


Para peserta memakai seragam masing-masing tetapi tetap menggunakan ikat kepala yang sama yakni pita warna merah putih. Dalam kegiatan pagi ini juga digelar doa bersama untuk bangsa yang dipimpin secara bergiliran oleh masing-masing pemuka agama, dimulai dengan doa yang dipimpin oleh tokoh agama Konghucu, Khatolik, Protestan, Hindu, Budha dan terakhir doa dipimpin Ketua MUI NTB Prof. Saiful Muslim MA perwakilan dari tokoh agama Islam. Masing-masing memanjatkan doa untuk keutuhan NKRI dan kemajuan bangsa. Kemudian dilanjutkan dengan orasi singkat dari Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.

Dalam pidato singkatnya beliau menyampaikan bahwa kekayaan yang paling berharga bagi kita sebagai sebuah bangsa bukan sumber daya alam (SDA) yang melimpah ruah, tetapi pesaudaran meskipun berbeda, kebersamaan dalam perbedaan itulah kekayaan yang paling berharga tegasnya. Kalau kebersamaan dan pesaudaran sudah hilang maka kehancuran sebuah bangsalah yang akan terjadi tambah orang nomor satu di provinsi NTB ini.

Beliau juga berpesan untuk tetap menjaga persatuan dan persaudaraan antar sesama anak bangsa, jangan mudah terperovokasi oleh isu-isu yang memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.

Usai orasi singkat gubernur ditutup dengan menyayikan lagu gebyar-gebyar Nusantara dan Indonesia Pusaka yang dipimpin Kapolda NTB, Danrem NTB dan Kajati NTB, Kemudian dikuti semua peserta yang hadir menyayikan dengan penuh semangat dan penjiwaan dibawah terik hangat matahari pagi yang cuacanya cerah. () -03



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan