logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kemenag Sleman Studi Banding Ke Mataram

Kemenag Sleman Studi Banding Ke Mataram

Mataram_Inmas, Sebanyak 40 orang peserta study banding dari kelompok kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kabupaten Sleman Provinsi DIY, pagi jumat tiba

Pemerintahan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
06 Desember, 2016 06:03:25
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 4393 Kali

Mataram_Inmas, Sebanyak 40 orang peserta study banding dari kelompok kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kabupaten Sleman Provinsi DIY, pagi jumat tiba di kantor Kemenag Kota Mataram (2/12/2016).

Para tamu Kementerian ini disambut langsung Kasi Bimas Islam Drs. HM Fikri MPdI dengan didampingi kepala KUA dan Pokjaluh Kemenag Kota Mataram. Setelah itu dipersilahkan langsung menuju aula Kemenag Kota Mataram. Selesai menerima kedatangan tamu dari bagian Litbang dan Pencegahan Korupsi KPK (Komisi Pemberantas Korupsi).

Kepala Kemenag Kota Mataram Drs. H. Burhanul Islam menuju aula untuk menerima sekaligus memberi sambutan kepada para peserta studi banding Pokjaluh Kemenag Sleman.

Dalam sambutan H. Burhanul Islam menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas dipilihnya kota Mataram sebagai tujuan studi banding oleh Pokjaluh Kemenag kabupaten Sleman. Beliau juga memaparkan berbagai program pendampingan dan penyuluhan yang sudah dilaksanakan oleh para Penyuluh Kemenag Kota Mataram.

Diantaranya para penyuluh masuk memberikan dakwah ke wilayah yang cukup menantang seperti daerah yang di cap sebagai sarang Narkoba, Komunitas LGBT dan Ahmadiyah papar orang nomor satu di Kemenag Kota Mataram. Kemudian sambutan kedua dilanjutkan ketua rombongan langsung yaitu Kepala Kemenag Kabupaten Sleman, Drs. H. Zainal Abidin, MPdI.

Dalam sambutannya beliau, menjelaskan bahwa dipilihnya Kota Mataram sebagai lokasi Studi banding, karena adanya keunggulan-keunggulan Kota Mataram yang tidak dimiliki oleh Kabupaten Sleman Misalnya dalam program pelayanan dan penyuluhan kepada umat beragama tegas mantan Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi DIY ini. Itulah yang akan kita gali dan pelajari tambahnya lagi.

 

Baca Juga :


Disamping ada keterikatan dan kemiripan budaya dan tradisi, mungkin karena antara Mataram di Lombok dan kerajaan Mataram di DIY pada zaman dahulu tegas H. Zainal Abidin. Pada session tanya jawab berlangsung sharing informasi dan pengetahuan antara Penyuluh Kota Mataram dengan penyuluh Kabupaten Sleman. Terkait dengan program kerja dan strategi menangani berbagai permasalahan yang terjadi didaerah binaan masing-masing.

Dan dilanjutkan dengan sambutan kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. NTB H. Sirojuddin MM yang datang belakangan karena dihubungi secara khusus Kemenag Kabupaten Sleman yang memang sudah lama kenal waktu masih sama-sama menjadi Kabag TU, seloroh H. Sirojudin.

Beliau juga bangga dengan para penyuluh Agama yang merupakan ikon Kementerian Agama RI, karena Penyuluh agamalah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan tahu permasalahan masyarakat, dan itu sebagai sumber informasi untuk menentukan arah kebijakan Kementerian Agama tegas orang nomor dua di Kanwil Kemenag NTB ini.

Rombongan studi banding Pokjaluh Kabupaten Sleman ini rencananya selesai sholat jumat akan beraudince ke kantor Gubernur NTB di jalan Pejanggik Bumi Gora Kota Mataram.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan