logoblog

Cari

Musrenbangdes; Wahana Penggalian Aspirasi Masyarakat

Musrenbangdes; Wahana Penggalian Aspirasi Masyarakat

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Desa Batulayar yang digelar hari Kamis, 19 Januari 2017 berjalan sesuai dengan yang diagendakan. Undangan silih

Pemerintahan

KM. Layarstone
Oleh KM. Layarstone
19 Januari, 2017 13:10:41
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 21680 Kali

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Desa Batulayar yang digelar hari Kamis, 19 Januari 2017 berjalan sesuai dengan yang diagendakan. Undangan silih berganti berdatangan menuju Kantor Kepala Desa Batulayar sejak pukul 08.00 Wita. Musyawarah penentuan program untuk tahun  2018 yang akan tersebut dimulai. Saat hadirin memasuki ruangan rapat, panitia mempersilakan undangan berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Usai menyanyikan lagu kebangsaan tersebut, musyawarah yang dipandu oleh Sekretaris Desa tersebut lantas dibuka. Sambutan awal pun disampaikan oleh Kepala Desa Batulayar, H.M. Nur Taufiq, S. Pd. I. Memulai sambutannya, Kepala yang menang telak pada 7 Desember 2016 silam memulai sambutan dengan bahasan awal politik. Dalam kapasitas sebagai sebagai Kepala Desa, Kades ini pun menjelaskan bagaimana sepak terjangnya hingga memimpin kembali Desa Batulayar untuk kali kedua.

Banyak orang yang anti sama politik. Tapi kalau digunakan untuk kebaikan, untuk kepentingan masyarakat, penentu kebijakan ke arah yang lebih baik, tentu politik merupakan salah satu sarana yang tepat untuk memimpin, demikian urai Kepala Desa Batulayar tersebut. Terkait dengan hal tersebut, tema yang akan kita bahas kali ini adalah pembangunan untuk tahun 2018. Jadi program pemerintah sangat berbeda dengan program rumah tangga. Pemerintah merencanakan semua program agar tersusun rapi, berbeda dengan rumah tangga, begitu ada uang, langsung digunakan atau diatur untuk kepentingan tertentu, begitu lanjut Taufiq di hadapan hadirin yang hadir.

Lebih jauh Kades menyinggung bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau yang dikenal dengan Musrenbang ini merupakan amanat Undang-Undang, jadi kita wajib melaksanakannya. Musyawarah ini digelar dari tingkat bawah hingga nasional untuk menentukan program satu tahun ke depan. Di Musrenbang ini diprogramkan apa yang ingin dibangun oleh Desa, jadi usulan, kehadiran saudara/I di sini tidak main-main, dibawa hingga tingkat Nasional, kilah Taufiq.

 

Baca Juga :


Pada pertemuan tersebut Kepala Desa ingin fokuskan juga kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jadi tidak hanya infrastruktur yang akan menjadi sorotan Pemerintah Desa ke depan. Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) menjadi sasaran empuk yang dibahas oleh Kepala Desa Batulayar. Bumdes ke depan akan dimanfaatkan dan dikelola sebaik mungkin. Kades mencontohkan, jika selama ini misalnya, kita menyewa terop, kursi ke Kota Mataram kalau ada acara, mengapa tidak Bumdes yang diberikan untuk mengelola dana tersebut untuk kepentingan masyarakat Desa.

Kemudian Taufiq menyinggung sumber dana yang akan dijadikan sebagai bahan acuan untuk membangun seperti Alokasi Dana Desa (ADD) Dana Desa (DD) dan Dana Bagi Hasil Pajak (DBH). Untuk diketahui jumlah uang di rekening Pemerintah Desa Batulayar saat ini mencapai kurang lebih 1 Milyar Enam Ratus Juta. Uang yang ada direkening ini harus dihabiskan, karena kalau tidak habis kita selaku Pemerintah Desa dimarah, demikian urai Sekdes Batulayar Inde Ahmad Yani. Dana tersebut akan difokuskan dalam berbagai bidang seperti infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan dalam berbagai aspek.() -03



 
KM. Layarstone

KM. Layarstone

Batulayar sebagai daerah Wisata masih menjadi Target Utama untuk mengembangkan Pariwisata di NTB dan Menciptakan Lapangan Kerja guna mengurangi Resiko Pengangguran

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan