logoblog

Cari

Tutup Iklan

Rakor Komisi Informasi NTB dan PPID

Rakor Komisi Informasi NTB dan PPID

  Komisi Informasi (KI) Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat koordinasi dalam rangka memberikan pemahaman kepada setiap badan publik yang ada

Pemerintahan

Lilwalidaini ihsan
Oleh Lilwalidaini ihsan
12 September, 2017 16:39:48
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 1955 Kali

Komisi Informasi (KI) Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat koordinasi dalam rangka memberikan pemahaman kepada setiap badan publik yang ada di  kabupaten/kota  tentang bagaimana pelaksanaan teknis, instrumen penilaian pelayanan informasi. Rapat koordinasi diikuti oleh berbagai unsur instansi se Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa 12/09/17 di ruang sidang KI.

Rapat Koordinasi dihadiri oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang ada disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten/Kota, Perwakilan partai politik yang ada di NTB serta instansi vertikal dan dibuka langsung oleh Ketua Komisi Informasi NTB Ajeng Rosalinda.

Dalam Sambutannya Ajeng menyampaikan ungkapan kebahagiaan atas kerja Lembaga Publik yang ada di NTB dalam menyampaikan informasi wajib pada website yang dimiliki. Aejng juga mengumumkan perolehan peringkat bagi Lembaga Publik di NTB sejak tahun 2013 dan tahun ini (2017) akan dilakukan pemeringkatan bagi PPID Lembaga Publik di NTB.

Kendati demikian Ajeng menyampaikan kendala yang dialami PPID Lembaga Publik, karena pergeseran atau mutasi yang dilakukan oleh Kepala Daerah. "PPID yang sudah baik kemudian digeser atau dimutasi ke instansi lain, sehingga pejabat yang baru belum memahmi tugasnya sebagai PPID, ini kendala yang akan kami sampaikan kepada Pak Gubernur dan Pak Bupati." Jelas Ajeng

Sementara itu dalam pemaparannya, Komisioner KI NTB Hendriadi, menjelaskan bahwa pemerintah akan  menggelar rapat koordinasi dan evaluasi setiap tahun melalui  penilaian instrumen Self Assesmen Quisioner (SAQ) yang dilengkapi dengan proses verifikasi wabsite dan visitasi unit pelayanan PPID. Tahun ini pemerintah  akan melakukan pra evaluasi dan Evaluasi. Sehingga dapat dinilai  kelemahan dan kendala dalam proses pengisian instrument, hal ini menjadi bahan evaluasi  kedepan untuk diperbaiki.

 “Terkait dengan Briefing Pemeringkatan (evaluasi) badan publik tahun 2017 yang dilaksanakan setahun sekali dengan menggunakan  penilaian instrumen Self Assesmen Quisioner (SAQ) yang dilengkapi dengan proses verifikasi wabsite dan visitasi unit pelayanan PPID. Pemeringkatan tahun ini dilakukan dengan 2 tahap yaitu pra evaluasi dan evaluasi. Dengan seperti ini bisa dilihat kelemahan dan kendala dalam proses pengisian instrumen yang akan diserahkan nanti, sehingga kedepan bisa diperbaiki”.ujar Hendri.

Hendriadi menambahkan “Alur kegiatan ini melalui tahap pengiriman SAQ, pengembalian SAQ, verifikasi SAQ oleh tim penilai, verifikasi SAQ, verifikasi lanjutan acak  serta  visitasi  kunjungan hanya 5-10 besar untuk menilai komitmen, koordinasi, komunikasi, kalaborasi dan konsistensim(dilakukan dengan tatap muka dan presentasi),” kata Hendriadi.

 

Baca Juga :


Di akhir acara, ketua Komisi Informasi  Ajeng Roslinda Motimori menegaskan “ untuk memberikan layanan konsultasi jika ada hal yang belum bisa dipahami, tentunya sampai pengembalian SAQ tanggal 20 oktober 2017,” tegasnya.

Salah satu peserta Rapat Koordinasi Dedy Mujaddid Muhas dari kominfotik Kabupaten Lombok Utara (KLU) berharap PPID bisa lebih siap menyelenggarakan layanan informasi publik melalui aturan dan mekanisme yang berlaku selain pemeringkatan badan publik”, ungkapnya, (San/angga_Ikp)

 



 
Lilwalidaini ihsan

Lilwalidaini ihsan

Nama Lilwalidaini ihsan Alamat dasan agung tanak beak kec.batukliang utara Anak terakhir dari lima bersaudara Hobi futsal dan tenis meja Pendidikan terkahir S1 pendidikan bahasa arab di IAIN Mataram lulus agustus 2016

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan