logoblog

Cari

Tutup Iklan

Bertasyakur Dengan Prestasi

Bertasyakur Dengan Prestasi

Dengan tema, NTB Bertasyakur, dari NTB untuk Indonesia, Momemtum Upacara Peringatan HUT ke 59 Provinsi NTB, di Ex. Bandara Selaparang Rembiga

Pemerintahan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
20 Desember, 2017 09:24:24
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 2599 Kali

Dengan tema, NTB Bertasyakur, dari NTB untuk Indonesia, Momemtum Upacara Peringatan HUT ke 59 Provinsi NTB, di Ex. Bandara Selaparang Rembiga Mataram, Minggu (17/12). Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengucap syukur kepada Allah SWT telah menjadi bagian dari warga NTB yang memiliki semangat kebersamaan dalam membangun dan memperjuangkan kesejahteraan dalam berbagai pencapian yang baik di daerah NTB.

Secara pribadi Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang biasa di sapa TGB ini mengungkapkan bahwa momemtum Upacara Peringatan HUT ke 59 Provinsi NTB ini memiliki makna khusus dalam jabatan sebagai Gubernur NTB.

“Tahun ini merupakan tahun penghujung akhir saya memimpim daerah ini dalam 2 periode secara berkelanjutan, syukur alhamdulillah kepada Allah SWT, karena atas karunia-Nya dan juga berkat dukungan dan kerjasama yang baik dari seluruh masyarakat, NTB kini berada pada track yang benar. Bahkan terus menorehkan pencapaian pencapaian yang baik serta mampu menumbuhkan optimisme yang semakin berkembang,”ujarnya.

Meskipun kita ketahui masih ada beberapa persoalan yang menjadi perhatian untuk kita selesaikan bersama-sama, namun itu tidak berarti kalau kita bersama bersinergi menyelesaikan permasalahan tersebut.

Potret pembangunan NTB selama 9 tahun terakhir  mengalami kemajuan yang luar biasa. Pada sektor ekonomi laju pada tahun 2015 NTB pernah mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi terbaik mencapai angka pertumbuhan 9,9 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 4,9 persen. Tiga tahun berturut-turut dari tahun 2014 sampai dengan 2016 pertumbuhan ekonomi NTB juga mampu konsisten berada di atas rata-rata nasional.

Kinerja ekonomi yang baik itu berimplikasi meningkatnya kemampuan pelaku ekonomi dan menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga berkontribusi penting mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan. "Tingkat pengangguran terbuka di daerah kita saat ini  dengan ikhtiar kita bersama mampu kita tekan sebesar 3,32 persen. Jauh lebih baik dibanding rata-rata tingkat pengangguran nasional yang berada pada angka 5,5 persen.

“Daerah kita, dengan kinerja kita bersama adalah provinsi dengan  angka pengangguran terendah ke 6 dari 34 Provinsi se-Indonesia. Penurunan angka kemiskinan juga menunjukan catatan yang progresif. Pada tahun 2008  jumlah penduduk miskin sebesar 23,81 dari seluruh populasi, namun dengan iktiar bersama,  kita mampu menekan angka kemiskinan  menjadi 16,02 persen pada tahun 2016. Begitu juga indeks ketimpangan/gini ratio Provinsi NTB sebesar 0,36 juga lebih rendah dari nasional sebesar 0,39,” ujar Gubernur.

Beberapa indicator tersebut berperan penting dalam peningkatan IPM-NTB. Ditandai dengan meningkatnya IPM dari 64,31 poin pada tahun 2014 menjadi 65,19 poin pada tahun 2015 atau meningkat 1,36 persen. Sedangkan IPM nasional tumbuh sebesar 0,91 persen . Dengan lompatan kinerja yang dinilai secara Nasional sangat progresif  sehingga NTB di dobatkan sebagai provinsi Top Mover dalam pencapian IPM selama 2 tahun berturut-turut Kemudian. 

NTB berhasil memperbaiki tata kelola pemerintah menuju pemerintahan yang lebih transparan, efektif dan akuntabel. Sehingga keberhasilan  ini NTB mampu meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 6 tahun berturut-turut hal ini mennjukan bahwa semakin baiknya tata kelola pemerintahan.

 

Baca Juga :


Semua keberhasilan tersebut bukanlah keberhasilan pemerintah semata, tetapi keberhasilan ini adalah hasil keterpaduan antara pemerintah dan masyarakat dan seluruh pemangku amanat. Berkat kinerja dan kemitraan yang baik dalam kurun 9 tahun terakhir daerah kita mencatatkan ratusan prestasi  dan penghargaan tingkat nasional maupun internasional pada hampir semua sektor pembangunan.

“Pencapaian ratusan prestasi dan penghargaan ini menjadi sempurna  dengan dianugerahkannya gelar pahlawan nasional kepada salah seorang putera terbaik NTB, Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid oleh Presiden Joko Widodo pada November yang lalu.

“Mengambil mkmentum yang baik ini, saya ajak kita semua mari kita apresiasi gelar kepahlawanan beliau  dengan  kerja dan kreatifitas yang berbasis pada nilai-nilai kebaikan,” ajaknya.

Gubernur NTB, Dr, TGH. M. Zainul Majdi, M.A memberi apresiasi yang setulus-tulusnya pada seluruh masyarakat NTB, seluruh pemangku amanah daerah, terutamanya kepada Pimpinan dan segenap anggota DPRD NTB dan Kabupaten/Kota, Bupati dan Walikota se-NTB, pimpinan dan jajaran TNI dan Polri, pimpinan partai politik, tokoh agama, para kepala desa dan toko masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi wanita, pemuda, para guru, mahasiswa/pelajar, pimpinan media masa, wartawan, para petani, nelayan, petugas kesehatan dan seluruh komponen masyarakat NTB yang telah memebrikan kontribusi nyata bagi pembagunan NTB.

“Dengan tulus saya ucapkan terimaksih yang cukup mendalam atas dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak,”. Kata TGB.  Momentum peringatan HUT NTB ke-59 Tahun Gubernur TGB menyampaikan juga harapannya terkait dengan akan berakhirnya masa kepemimpinan beliau pada tahun 2018 mendatang.

Usai upacara gubernur turun dari podium menuju ke tengah lapangan upacara, menyalami pemimpin upcara mengucapkan permohonan maaf dengan bahasa isyarat menggunakan dua tangannya kepada peserta upacara dari jarak dekat. (Edy)

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan