logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pergantin Staf Desa Jangan Bersifat Politis

Pergantin Staf Desa Jangan Bersifat Politis

Pasca pemilihan kepala Desa, Bupati/walikota, Gubernur ataupun presiden biasanya sibuk mengurus perangkat/kabinet baru. Bongkar pasang perangkat/kabinet tersebut, bukan rahasia umum lagi

Pemerintahan

Hamjah Diha
Oleh Hamjah Diha
09 Januari, 2018 07:46:41
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 1282 Kali

Pasca pemilihan kepala Desa, Bupati/walikota, Gubernur ataupun presiden biasanya sibuk mengurus perangkat/kabinet baru. Bongkar pasang perangkat/kabinet tersebut, bukan rahasia umum lagi setelah seseorang memenangkan sebuah kompetisi. Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Jum’at, 05 Januari 2018, Bupati Dompu melantik kepala desa terpilih se kabupaten Dompu. Di situ pula Bupati dua periode tersebut mengingatkan kepada kepala desa terpilih untuk tidak menganti perangkat atau staf desa tanpa sebab. Dalam  artian bahwa jangan menganti atau membongkar staf desa gaga-gara politik di saat sebelum pemilihan  tersebut. Jika kepala desa terpilih berkeinginan untuk mengantikan atau membongkar stafnya, maka yang wajib dikedepankan itu adalah kompetensi dan harus berkoordinasi dengan BPKP.

“Jika memang harus diganti, pergantianya harus memiliki kopetensi yang sama dengan yang diganti,” tutur H Bambang M Yasin, Bupati Dompu dua periode tersebut sebagaimana dikutip pada laman : http://rri.co.id

Jika kepala desa terpilih menganti atau membongkar staf desa karena ucapan terima  kasih atas kinerja tim sukses, maka akan menghambat proses pembangunan desa. Dalam artian bahwa jika kepala desa terpilih tersebut menganti staf tanpa melihat kompetensi, maka staf yang akan mengantian staf lama tersebut otomatis akan mulai dari nol.

“Tidak hanya bendahara, penggantian staf desa yang lain akibat adanya dukung mendukung pada saat pencalonan, juga harus dilakukan secara proporsional. Sama dengan penggantian bendahara, penggantian staf desa yang lain, wajib mempertimbangkan aspek kemampuan calon staf desa, minimal mendekati kemampuan pejabat yang akan diganti,” ungkap HBY saat melantik kepala desa terpilih se kabupaten Dompu  sebagaimana dikutip pada laman : http://rri.co.id

 

Baca Juga :


Kemampuan staf desa dalam menjalankan program menyejahterakan masyarakat sangat dibutuhkan, apalagi di saat sekarang ini, pemerintah Dompu sedang genjot untuk menurunkan angka kemiskinan. Untuk itulah HBY mengingatkan kepada kepala desa terpilih untuk tidak membongkar staf atas dasar balas budi. “Penurunan angka kemiskinan menjadi satu digit pada tahun 2021, tidak akan terwujud manakala tidak ada sinergitas antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Itu karena, kantong-kantong kemiskinan itu berada di pedesaan,” pungkasnya sebagaimana dikutip pada laman : http://rri.co.id

(Hamjah Diha)



 
Hamjah Diha

Hamjah Diha

Adalah warga kampung Diha-Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima. https://hamjahdiha.or.id dan https://hamjahdihafoundation.blogspot.co.id

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan