logoblog

Cari

Tutup Iklan

Rencana Program Tahun 2018 Disnakkeswan Provinsi NTB

Rencana Program Tahun 2018 Disnakkeswan Provinsi NTB

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Memiliki capaian luar biasa pada tahun 2017. Beberapa capaian program yang telah

Pemerintahan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
21 Februari, 2018 12:53:14
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 3638 Kali

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Memiliki capaian luar biasa pada tahun 2017.

Beberapa capaian program yang telah berhasil diraih berada pada program pelaksanaan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Provinsi NTB. Terutama dalam program intensifikasi.

Intensifikasi pada aspek pakan. Berbagai pakan telah dikembangkan. Dimana ada dua model pemeliharaan di NTB diantaranya membangun kandang kolektif di Pulau Lombok dan mengembangkan padang - padang gembala di Kabupaten Sumbawa.

Intensifikasi pembibitan sebar pejantan yang berkualitas, peningkatan penerapan teknologi inseminasi buatan. Dimana sinergi dengan kegiatan pusat yaitu Kementerian pertanian Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam program ini, dilakukan upaya khusus Sapi indukan wajib bunting (upsussiwap). Pendekatan yang dilakukan melalui teknologi inseminasi buatan dan Intensifikasi tentang pengendalian dan pencegahan penyakit hewan menular.

"Karena penyakit menular ini bisa mengganggu produktifitas ternak, terutama yang bersifat Zoonosis atau dapat menular kepada manusia ,” Ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat H Aminurrahman, M,Si dikantornya Senin (05/18).

Beberapa upaya intensifikasi lainnya yang telah dilakukan adalah pengendalian pemotongan ternak betina produktif, terutama sapi dan kerbau. Sebagai upaya pengembangan populasi ternak di NTB. Juga memastikan pembinaan di sektor hilir seperti pemasaran hewan ternak dan Bimtek terhadap kelompok pengolahan asal hewan.

Aminurrahman juga menambahkan, Disamping sapi dan kerbau. Pengembangan Komoditas ternak lain seperti kambing, domba dan unggas juga terus dilakukan. Salah satunya dengan membentuk beberapa kampung unggas.

 

Baca Juga :


Selain itu, capaian lainnya adalah NTB ditetapkan bebas dari penyakit hewan menular seperti antrax. Dimana Lombok bebas dari kasus penyakit antrax selama 30 tahun terakhir sejak tahun 1987.

"Kasus penyakit menular pada hewan aman terkendali,” Imbuhnya.

Saat ini, populasi hewan ternak Sapi mencapai 150 ribu ekor, 800 ekor kerbau, 150 ribu ekor Ayam kampung dan 10 Juta ekor Ayam potong yang dipelihara lebih dari 2500 peternak. Dan selama empat tahun terakhir nilai tukar petani untuk subsektor peternakan berada diatas 115 dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 120 secara rata - rata.

Untuk tahun 2018 ini, rencana program yang akan dilakukan adalah meneruskan program kerja tahun 2017 diantaranya merencanakan rehab Gedung Kantor Disnakkeswan NTB, dan mengembangkan kawasan peternakan di lereng Rinjani yaitu di daerah Sembalun. []



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan