logoblog

Cari

Tutup Iklan

Mewujudkan Reformasi Birokrasi Berbasis Digital di Mataram

Mewujudkan Reformasi Birokrasi Berbasis Digital di Mataram

Berada di ruang siding utama, DRPD Kota Mataram tadi pagi menggelar Focus Group Disscussion (FGD) dengan tema “ Mewujudkan Reformasi Birokrasi

Pemerintahan

Asrobi Abdihi
Oleh Asrobi Abdihi
11 April, 2018 20:52:56
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 459 Kali

Berada di ruang siding utama, DRPD Kota Mataram tadi pagi menggelar Focus Group Disscussion (FGD) dengan tema “ Mewujudkan Reformasi Birokrasi Berbasis Digital di Kota Mataram”. Hadir dalam FGD diantaranya Ketua DPRD Kota Mataram H.Didi Sumardi, Asisten 1 sekaligus PLT Diskominfotik Pemkot Mataram Lalu Martawang, ,Narasumber dari akademisi,kalangan mahasiswa, wartawan, Bapeda Pemkot Kota Mataram.

Ketua DPRD Kota Mataram H.Didi Sumardi mengatakan diskusi ini merupakan inplementasi dari perda tentang system inovasi daerah atau sinda yang sudah di tetapkan.

Kata Didi Sumardi, FGD yang di laksanakan selama 3 hari dari tanggal 11 s/d 16 april 2018 ini dibagi menjadi 3 sesi diskusi, yang pertama FGD Inovasi persfektif pengelolaan birokrasi dalam era digital. Reformasi tidak hanya system tetapi juga menyangkut pada hal-hal yang bermuara pada pelayanan.

Sambung Didi Sumardi, FGD yang kedua adalah Inovasi tentang pengelolaan PAD, bagaimana mencapai target-target atau mengenjot peningkatan PAD yang maslah PAD ini masih sering jadi perdebatan cukup panas terkait bagaimana membangun suatu system yang membuat kita percaya dan puas dengan system yang kita jalankan. Faktanya adalah target yang bisa kita realisasi belum sebanding dengan potensi yang kita miliki.

“Bukan berarti sama persis dengan potensi yang maksudkan, taruhlah prosentase proporsional yang bisa kita realisasi dengan potensi yang ada. Problem ini memang terkait soal data potensi yang betul-betul tingkat validitasnya tinggi, ini juga sedang kota diskusikan bagaimana memiliki hak keep data potensi PAD yang valid. Sehingga dengan dasar itu kita bisa ukur kinerja dari pada pengelola. Sebab ada juga satu penilain bahwa ada targetnya tercapai 100% atau lebih dari target yang kita tetapkan, realisasinya lebih dari 100% namun itu tidak sebanding dengan target, bisa jadi targetnya lebih besar dari itu bahkan ada asumsi, jangan-jangan realisasinya adalah baru sampai pada tingkat potensi dibawah 50% katakan begitu, ini yang harus kita berikan attention untuk mengakurasi itu”. Kata Didi Surmardi.

Sambung Didi Sumardi, FGD besok untuk membedah soal system pengelolaannya melalui pendekatan inovasi, dimana telah dikeluarkan perda tentang system online seperti online perpajakan dan beberapa sumber pendapatan yang harus dionlinekan , secara bertahap sekarang ini simtem online hotel dan restuaran, insaaAllah 100% cakupan bisa dicapai.

“Termasuk parkir yang disering komplin parkir pasar, bagaimana nanti kita bangun sistemnya secara online, hari itu ada uang langsung transfer. Kita sedang berikan dorongan pada eksekutif untuk mencari pola-pola inovasi yang mudah dan sederhana dan tetap akuntabilitasnya, transfaran dan pengamanan data, termasuk pajak-pajak yang lain”. Ujar Didi Sumardi.

 

Baca Juga :


Berikutnya kata Didi Sumardi, FGD terkait inovasi kearah pengembangan industry kreatif dalm arti luas. Dimana dalam FGD nanti akan dihadirkan para pelaku industri kreatif dan SKPD terkait,para ahli mahasiswa untuk berdiskusi tentang Inovasi pengembangan UMKM.

Lebih jauh Didi Sumardi menegaskan tujuan FGD ini tidak hanya sebatas diskusi saja terus selesai, namun untuk menghimpun masukan-masukan , saran, masalah dan kritikan dari diskusi inllah akan bermuara pada adanya rekomendasi yang akan ditindak lanjuti kedepannya.

“Saya selaku katua DPRD akan menindaklanjuti nya dalam rapat-rapat sesuai dengan kebutuhan kita dengan eksekutif”. Tutup Didi Sumardi saat di wawancarai oleh beberapa awak media.

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan