logoblog

Cari

Tutup Iklan

Musrenbang NTB Hasilkan 5 Program Prioritas

Musrenbang NTB Hasilkan 5 Program Prioritas

Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2018 dilaksanakan dalam rangka percepatan pembangunan di Provinsi NTB seiring dengan penyusunan Rencana

Pemerintahan

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
17 April, 2018 13:58:07
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 6086 Kali

Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2018 dilaksanakan dalam rangka percepatan pembangunan di Provinsi NTB seiring dengan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTB Tahun 2019. Musrenbang ini juga merupakan upaya mendorong sinergitas kebijakan pembangunan daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi dengan Kebijakan Pembangunan Nasional untuk mencapai tujuan yang diamanatkan dalam UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

Acara yang di hadiri oleh kurang lebih 600 peserta di Hotel Lombok Raya, Senin (16/4/2018), bertemakan Pertumbuhan Pemerataan Ekonomi Untuk percepatan Penurunan Angka Kemiskinan. Agenda kali ini mengusung 5 prioritas pembangunan yakni percepatan penurunan angka kemiskinan, peningkatan pelayanan dasar, peningkatan nilai tambah ekonomi pertanian pariwisata dan industri kreatif, pemantapan infrastruktur strategis untuk mendukung peningkatan investasi ketahanan pangan dan pariwisata, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

Kepala Dinas Bappeda Provinsi NTB, Ir. Ridwan Syah, M.Sc, MM, MTP, memaparkan, tahun 2018 ini merupakan tahun yang sangat krusial dalam struktur badan perencanaan Pembangunan NTB, dimana tahun ini adalah tahun terakhir dalam upaya mewujudkan sasaran dan indikator pembangunan NTB 2013-2018.

RPJMD 2019-2023 nantinya selain memuat visi dan misi pemimpin daerah yang baru, juga merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan generasi emas NTB, oleh karenanya Bappeda Prov. NTB dalam proses perencanaan dan penganggaran termasuk pada Musrenbang kali ini menerapkan "Money Follow Program", diikuti dengan pola perencanaan yang bersifat holistik, integratik, tematik dan fashion.

 

Ketua DPRD prov.NTB, H. Baiq Isvie Rupaida, SH, MH dalam penjelasannya menerangkan bahwa salah satu tugas DPRD adalah mengadakan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat guna mendukung percepatan pembangunan NTB, hasil reses tersebut telah di tuangkan pada pokok-pokok pikiran DPRD pada rapat paripurna. "pokok pikiran DPRD secara detail telah dimasukan ke dalam aplikasi e-Pokir, secara umum pokir tersebut meliputi percepatan penurunan angka kemiskinan, peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan dasar secara berkesinambungan dan berbagai peningkatan infrastruktur".jelasnya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas yang juga hadir pada kegiatan tersebut dalam arahannya yang disampaikan oleh staf ahli bidang pembangunan sektor unggulan dan infrastruktur, Dr. Ir. Bambang Prijambodo, MA mengatakan, prinsip Money Follow Program yang di programkan oleh Bappeda Prov. NTB sangat baik jika di aplikasikan pada penggunaan APBN. "money Follow Program ini artinya, penggunaan setiap rupiah mengacu kepada prioritas yang akan dituju, sehingga akan ada alokasi dana yang lebih besar pada kegiatan yang perlu dan alokasi dana yang kecil pada kegiatan yang kurang perlu. Ini adalah cara alokasi yang sangat baik untuk pencapaian pembangunan prioritas yang akan dicapai". Ungkapnya.

Kedepannya pembangunan indonesia ini akan lebih baik, dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi antar 5,4 sampai 5,8% serta tingkat kemiskinan nasional turun satu digit dari 10,1% pada tahun 2017 menurun menjadi 8,5% pada tahun 2019.

 

Baca Juga :


Sementara itu, Staf ahli bidang pemerintahan, Prof. Dr. H. Suhajar Diantoro, MA yang mewakili Menteri Dalam Negeri mengatakan, tema dan program pembangunan provinsi NTB telah selaras dengan tema prioritas nasional dalam rencana kerja pemerintah (RKP) 2019, namun demikian masih terdapat beberapa catatan yang perlu disampaikan antara lain pencapaian target-target RKPD 2019 diutamakan untuk pencapaian rencana jangka panjang daerah. "Seyogyanya RKPD tahun 2019 ini akan berisi program dari kegiatan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan NTB, terkait dengan hal tersebut diharapkan penyusunan program dan kegiatan pada RKPD 2019 yang diarahkan mendukung pencapaian target-target makro yang menjadi tanggung jawab Prov. NTB seperti penurunan angka kemiskinan, peningkatan indeks pembangunan manusia, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan penurunan angka pengangguran."urainya.

Dalam pembukaan acara ini juga diumumkan penghargaan kepada beberapa stakeholder yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di NTB seperti Dewan Riset Daerah, Kompas, Yayasan Peduli Masyarakat, Universitas Mataram yang berpartisipasi mengembangkan dan edukasi peternakan dan Universitas Muhammadyah Mataram atas partisipasi dalam pengembangan Geopark Rinjani dan Tambora. Dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang memiliki perencanaan yang baik dan dinilai sukses dalam pembangunan daerah 2018 dengan obyek pendukung penilaian yakni dukumen RKPD, proses penyusunan dan pelaksanaan RKPD serta inovasi yang di kembangkan. Kategori kota terbaik di raih oleh Kota Bima, sementara kategori Kabupaten terbaik pertama diaraih oleh Kabupaten Lombok Utara, terbaik kedua diraih kabupaten Sumbawa dan terbaik ketiga jatuh pada kabupaten Lombok Barat. Sementara Kabupaten Sumbawa Barat meraih penghargaan sebagai Kabupaten yang progresif dalam mewujudkan bebas buang air sembarangan. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur NTB.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi dalam sambutannya sekaligus membuka acara musrenbang 2018, menguraikan berbagai program dan kegiatan dalam rangka pengurangan penduduk miskin, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kualitas lingkungan hidup, serta perbaikan pelayanan public dan reformasi birokrasi. Zainul Majdi juga menekankan bahwa NTB dengan sumber anggaran yang terbatas, maka pemilihan program dan kegiatan agar lebih selektif guna mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu penetapan prioritas pembangunan harus benar-benar dilakukan secara cermat agar dapat mengoptimalkan efektifitas dan efisiensi sumber daya yang dimiliki.

Gubernur juga mengucapkan terimakasih kepada para pimpinan OPD se-prov NTB, para Wali Kota dan Bupati, unsur pemerintah pusat dan lembaga-lembaga luar negri serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan di NTB. "inilah hasil dari ikhtiar kita semua, dari hasil dan perjuangan itulah yang kita saksikan sebagai wajah NTB saat ini." ucapnya. Beliau menyebut Musrenbang sebagai ajang konsolidasi rencana pembangunan, untuk membicarakan apa saja yang perlu disiapkan di masa mendatang. Berbagai keberhasilan yang telah diraih NTB selama ini, termasuk tingkat pertumbuhan ekonomi  yang tidak pernah di bawah rata-rata nasional disebut sebagai buah dari kerja keras dan kontribusi seluruh pihak, termasuk para bapak/ibu walikota dan Bupati di NTB.

Setelah pembukaan Musrenbang 2018 oleh Gubernur NTB dilanjutkan dengan Diskusi panel, dalam diskusi tersebut ada 4 orang narasumber yang menjadi pembicara yakni topik pertama tentang penyerapan aspirasi program pembangunan daerah di NTB yang disampaikan oleh Anggota DPRD RI dapil NTB, H. Wilgo Zaenar, SE. MBA, kesempatan kedua disampaikan oleh Dirjen pembangunan kawasan pedesaan kementrian desa, prof. Ahmad Erani Yustika, M. Sc, Ph. D dengan topik memaksimalkan dana desa untuk percepatan penurunan Angka kemiskinandi prov NTB, sementara Assisten Deputi Pengembangan SDM dan hubungan antara lembaga kementrian pariwisata RI menyampaikan pengembangan Desa Wisata, topik terakhir disampaikan oleh Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM. Yang membahas tentang Ikhtiar Penuntasan Kemiskinan Melalui Pola Gotong Royong di KSB.(KominfoFer) 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan