logoblog

Cari

Tutup Iklan

Rakor Persiapan Angkutan Mudik Lebaran 2018

Rakor Persiapan Angkutan Mudik Lebaran 2018

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama  dengan istansi terkait membahas Persiapan Pelaksaan Angkutan Lebaran

Pemerintahan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
27 Mei, 2018 10:27:31
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 4641 Kali

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama  dengan istansi terkait membahas Persiapan Pelaksaan Angkutan Lebaran tahun 2018. Rabu (24/5) di ruang rapat Dishub NTB.

 

Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Provinsi NTB Lalu Bayu Windya. Beberapa pimpinan dan perwakilan instansi terkait hadir pula, Kadis Kominfotik NTB, Kasat PRJ Polda NTB, BNN NTB, Kepala Jasa Raharja NTB, KSOP Lembar dan Kayangan, Jasamarga NTB, Dishub Kabupaten/Kota se-NTB, Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Ketua Organda NTB.

 

Rapat Koordinasi bersama membahas persiapan angkutan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah atau tahun 2018 Masehi merupakan agenda tahunan yang di lakukan oleh Dishub NTB untuk membahas persiapan masing-masing instansi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya dalam pelayanan menyambut agenda tahunan tersebut.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapala Dishub Provinsi NTB Lalu Bayu Windya saat membuka rakor menjelaskan bahwa, saat ini Provinsi NTB sudah menjadi perhatian pemerintah pusat dalam pembahasan agenda mudik lebaran. “Kalau dulu pembahasan mudik lebaran hanya wilayah Sumatera, Jawa dan Bali, namun beberapa tahun terakhir ini tingginya angka mudik yang menuju wilayah NTB menajdi perhatian pemerintah,” jelas Bayu.

 

Rakor tentang pembahasan bersama Persiapan Pelaksaan Angkutan Lebaran tahun 2018 ini sangat penting. Menjadi kewajiban Pemerintah dalam pelayanan publik untuk mengatur, memberi kelancarana dan kenyamanan masyarakat ketika mudik lebaran bersama keluarganya di kampung halamannya.

 

 

Baca Juga :


Kepala Dishub Provinsi NTB Lalu Bayu Windya menjelaskan beberapa gambaran tentang titik mudik lebaran,  posko terpadu, titik kemacetan, titik kerawanan yang menjadi perhatian bersama untuk dipetakan dalam menangani persiapan angkutan mudik lebaran 2018 ini.

 

Persiapan alat transportasi darat, laut dan udara dalam melayani pemudik di ulas dalam rakor ini. Begitu juga kesiapan Pos pelayanan masyarakat, pos pengaduan masayarakat, pos kesehatanan atau pos terpadu di beberapa titik antara lain, di pelabuhan Lembar, Terminal Mandalika, Pelabuhan Kayangan, pelabuhan Poto Tano, Terminal Sumbawa, Terminal Dompu dan Terminal Dara Kota Bima menjadi perhatian dalam rakor tersebut.

 

“Jumlah kendaraan, mulai dari bus, bus AKAS dan kapal laut apakah kapasitasnya yang tersedia cukup,  perkiraan kenaikan penumpang akan terjadi H-7 dan H+7 Idul Fitri, harus di bicarakan pada rakor ini agar jelas, ” jelasnya  Bayu.

 

Dalam Rakor tersebut masing-masing pihak aparat kepolisian dan TNI, Perhubungan Laut, Darat, Udara,   Dishub Kabupaten/Kota, ASDP, Jasa Raharja, BNN memberikan laporan tentang sejauh mana kesiapannya dalam menghadapi Pelaksaan Angkutan Lebaran tahun 2018. (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan