logoblog

Cari

Tidak Hanya Logistik, UKM Juga Harus Jalan

Tidak Hanya Logistik, UKM Juga Harus Jalan

Bertempat di ruang rapat Kepala Dinas Diskop UKM NTB. Kadiskop UKM NTB bersama Perwakilan dari Bepeda Se Kab Kota dan Wahana

Pemerintahan

Asrobi Abdihi
Oleh Asrobi Abdihi
11 September, 2018 15:02:38
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 3774 Kali

Bertempat di ruang rapat Kepala Dinas Diskop UKM NTB. Kadiskop UKM NTB bersama Perwakilan dari Bepeda Se Kab Kota dan Wahana Visi Indonesia menggelar rapat terkait pasca gempa lombok. Masing-masing perwakilan memaparkan pendataan, kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan untuk penuntasan dan pemulihan wilayah yang terdampak gempa lombok. 10 September 2018.

Penasehat teknis Wahana Visi Indonesia Puspita Sari mengatakan banyak bermain dengan hak anak-anak di tanggap darurat pasca gempa seperti sekolah anak-anak,kegiatan anak-anak, , distribusi terhadap kebutuhan masyarakat terkait dengan air dan sanitasi.

Puspita Sari juga memaparkan terkait dengan kondisi ekonomi didaerah pasca gempa yang harus dibagi menjadi beberapa pasar yakni Pasar Beras,Pasar Seng,Pasar Bambu, Pasar Pekerja.

“Kita telah melakukan analisa pasar, belajar dari respon sebelumnya pada tahun 2006 saat gepa jogja, disitu kebutuhan paling besar untuk perumahan dan selter adalah bamboo, bedek bamboo tetapi masalah proses itu tidak di lengkapi dengan pemahaman ketersediaan barang dipasar, akhirnya harga bamboo di jogja berlipat-lipat, akhirnya yang terkena dampak tidak dapat bedek bamboo, yang tidak terkena dampak juga mau cari bedek bamboo juga susah”. Kata Puspita

Jadi kata Puspita, Respon itu perlu melihat semua yang membutuhkan bantuan yang ada di dalamnya harus melihat sesuai kebutuhan antara yang satu dan lainnya.

“Seperti pedagang, bagaimana kita bekerja sama dengan pedagang untuk mendukung masyarakat sekitar.maka dalam memberikan bantuan kepada masyarakat memastikan kebutuhan pangan, harus melihat juga ada gak pasar yang bisa diajak kerjasama”.Kata Puspita

 

Baca Juga :


Sambung Pustipa, dari Wahana Visi mendorong seluruh jajaran tidak hanya dari pemerintah, Wahana Visi juga mengajak dari organisasi kemanusiaan supaya dalam mendesain respon-responnya kita lihat juga bagimana pasar local untuk menghidupkan ekonomi local baik dari tingkat dusun, desa, jika perekonomian dilevel dusun, desa sudah berjalan normal maka saat meninggalkan masyarakat yang terampak gempa kita merasa tenang karna kita tahu roda perekomian sudah berjalan baik dan tidak ketergantungan lagi dengan adanya bantuan.

Yoselina Respon Manager Wahana Visi mengatakan sebagai organisasi kemanusiaan terlibat dalam kebencanaan, khusus di bencana gempa di NTB Wahana Visi merespon dan tenaga untuk membantu di lapangan dalam penanganan bencana sebanyak 15 orang ditambah beberapa tenaga lainnya yang berada di 2 kabupaten yakni kecamatan tanjung desa sokong kabupaten Lombok utara dan di Lombok Timur berada di Kecamatan Sambelia dan Sembalun, di Lombok barat sendiri telah berbagi dengan organisasi yang lain.

Respon pemerintah terhadap Wahana Visi ini kata Yoselina, Wahana Visi bekerjasama dengan pemda setempat berkolaborasi dan masuk daftar relawan di posko dan satgas dalam berkoordinasi dalam penanganan bencana gempa Lombok.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan