logoblog

Cari

Tingkatkan Disiplin Untuk Mencapai Target SAKIP

Tingkatkan Disiplin Untuk Mencapai Target SAKIP

Sumbawa Barat. Diskominfo - Penilaian pencapaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada tahun 2018 yang diumumkan

Pemerintahan

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
11 Februari, 2019 14:38:01
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 3230 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Penilaian pencapaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada tahun 2018 yang diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin di banjarmasin-Kalimantan Selatan pada acara Apresiasi dan penyerahan laporan hasil evaluasi SAKIP pada (6-Februari-2109) lalu, KSB mendapat nilai CC.

Menurut Sekda KSB, H. A. Azis, S.H., M.H., nilai CC yang didapat KSB tersebut walaupun mengalami peningkatan dari nilai sebelumnya namun belum mencapai target, “Target kita pada SAKIP tahun 2018 sebenarnya adalah mendapat nilai B, tapi alhamdulillah meningkat walaupun kita hanya mendapat nilai CC dan sedikit lagi mencapai target, disiplin waktu dan kerja kita harus ditingkatkan.” Kata Sekda pada upacara bendera di lapangan Graha Fitrah Kompleks Kemutar Telu (KTC), Senin (11/2).

Menurut Sekda, target tidak tercapai karena beberapa indikator penilaian telat diserahkan oleh instansi pemerintah, seperti dokumen yang dibutuhkan oleh BPK, Analisis jabatan dan analisis beban kerja yang selesai lewat dari target waktu yang ditentukan, bahkan ada beberapa OPD juga yang belum menyelesaikan dan belum menyerahkan dokumen untuk BPK.

“Untuk itu saya berharap kepada kita semua, agar menyelesaikan cepat jika ada dokumen atau data yang dibutuhkan untuk pemeriksaan, karena ini akan menjadi salah satu indikator penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja.” Tutur Sekda.

Sekda berharap kepada semua kepala OPD agar jangan hanya berpangku tangan, jika ada surat dari Sekda dan Bupati agar merespon dan segera ditindak lanjuti sehingga akan mempercepat pelayanan dan sistem pemerintahan.

Lebih jauh Sekda juga menghimbau kepada kepala OPD agar segera menyelesaikan penyususnan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Penyelengaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) karena dokumen-dokumen tersebut akan diserahkan ke Kementrian Dalam Negri dan akan disampaikan di sidang paripurna DPRD dalam waktu dekat.

 “Penyusunan LKPD dan LPPD juga adalah salah satu indikator penilaian pencapaian kinerja instansi pemerintah.” Kata Sekda.

 

Baca Juga :


Untuk itulah kami ingin mengajak untuk menegakkan disiplin kerja dan disiplin waktu. Ini akan berkaitan erat dengan kinerja, sehingga target pencapaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tercapai.

Melalui SAKIP, paradigma kinerja pemerintah berubah, bukan lagi sekadar melaksanakan program kegiatan yang dianggarkan, namun bagaimana melakukan cara yang paling efektif dan efisien untuk mencapai sasaran tersebut

Penerapan SAKIP memastikan anggaran hanya dipergunakan untuk membiayai program ataupun kegiatan prioritas yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan. Penghematan anggaran terjadi dengan dihapusnya sejumlah kegitan yang tidak penting , yang tidak mendukung kinerja instansi.

Efisiensi bukan hanya tentang cara memotong anggaran, tetapi juga penerapan manajemen berbasis kinerja. Misal penerapan e-government melalui e-budgeting untuk menghindari 'program siluman' yang berpotensi penyimpangan.

Secara nasional penerapan (SAKIP) pada tahun 2018 berhasil menghemat pemborosan anggaran Rp65,1 Triliun. Feryal/tifa. Dok. rangga.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan