logoblog

Cari

Cegah Anak Nikah Usia Dini

Cegah Anak Nikah Usia Dini

Setelah menggelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga bersama Mitra Kerja melalui Genre ceria di Lombok Timur kemarin, kini Perwakilan BKKBN NTB bersama Komisi

Pemerintahan

Asrobi Abdihi
Oleh Asrobi Abdihi
22 Februari, 2019 01:54:18
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 4233 Kali

Setelah menggelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga bersama Mitra Kerja melalui Genre ceria di Lombok Timur kemarin, kini Perwakilan BKKBN NTB bersama Komisi IX DPR RI menggelar acara serupa yakni di Pondok Pesantern Al Asma’ul Husna Dasa Tanaq Beaq Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah. Acara Sosialisasi dihadiri langsung oleh Kepala perwakilan BKKBN NTB Dr.Lalu Makripuddin,M.Si dan Wakil Ketua Komisi IX Dra.Hj.Ermalena,Mhs, Kepala OPD Kab.Lombok tengah Drs.H.Mulyadi, Pimpinan Ponpes Asma’ul Husna Desa Tanaq beaq, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan ratusan remaja remaji desa Tanaq Beaq. ,(20/02/2019)

Kepala perwakilan BKKBN NTB Dr.Lalu Makripuddin mengatakan ciri-ciri remaja Genre (Generasi Berencana) itu yakni sehat,cerdas dan ceria. Generasi muda diharapkan aktif dalam kegiatan ekstra kurikuler, anti malas bergerak artinya menyalurkan energy yang dimiliki. Selain itu kata Makripuddin adalah sehat bathin artinya rajin menuntut ilmu dan mengaji.

Lebih jauh Makripuddin mengatakan seiring berkembangnya teknologi dan informasi diharapkan generasi muda untuk meningkatkan kualitasnya agar bisa terserap didunia kerja.

“Kita berharap para ayahandanya untuk mendorong remaja-remaja ini menjadi berkualitas supaya mampu bersaing diera globalisasi”. Harapnya sambilk sesekali memberikan semangat kepada para remaja dengan nyelnyel Genre Ceria.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi IX Dra.Hj.Ermalena,Mhs terus memberikan semangat kepada para peserta yang mayoritas kalangan anak muda ini, sambil turun panggung mendekati mereka dan berdialog. Ermalena berharap agar anak muda terus menuntut ilmu dan mencegah terjadinya pernikahan diusia dini yang mengakibatkan terjadinya putus sekolah.

“Jangan biarkan anak menikah pada usia dini , hal ini menjadi salah satu factor meningkatnya angka kemiskinan di daerah ini. Jangan biarkan anak nikah masih kecil baik anak laki-laki dan perempuan itu bisa putus sekolah”. Kata Ermalena

 

Baca Juga :


Ermalena berharap agar para peserta memanfaatkanb setiap kesempatan yang ada dan memiliki semangat yang tinggi sehingga bisa mendapatkan masa depan yang baik dan menjadi orang hebat.

“Kalau kesempatan itu datang maka tangkap dan jangan pernah lari dari kesempatan itu”. Ujar Ermalena sambil sesekali berdialog dengan para peserta.

Walaupun acara sosialisasi dari sejak mulai sampai pertengahan acara di guyur hujan namun para peserta tetap semangat dan optimis sampai akhir acara sekitar pukul 17.30 wita. Untuk lebih memeriahkan acara, panitia menampilkan drumband dan tarian dari anak sekolah setempat, dan menyiapkan berbagai macam doorprize seperti sepeda,rice cooker, kipas angin dan lain sebagainya.

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan