logoblog

Cari

Membentuk Keluarga Yang Sehat Dan Berkualitas

Membentuk Keluarga Yang Sehat Dan Berkualitas

Acara Sosialisasi Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja Melalui Genre Ceria yang belangsung di Lapangan Montong Dusun Montong Desa Selat Narmada Kab.Lombok

Pemerintahan

Asrobi Abdihi
Oleh Asrobi Abdihi
06 Maret, 2019 22:48:34
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 5814 Kali

Acara Sosialisasi Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja Melalui Genre Ceria yang belangsung di Lapangan Montong Dusun Montong Desa Selat Narmada Kab.Lombok Barat ini cukup ramai tidak hanya dihadiri oleh remaja milenial namun juga para orang tua bahkan ada yang sudah memiliki cucu. Keingintahuan tentang apa itu tiga jari dan Genre memicu semangat dan antusias sebanyak 250 peserta dari sejak dimulai pukul 14.00 wita hingga pukul 17.00 wita.

Mewakili Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Kepala Bidang KSPK Perwakilan BKKBN NTB Dra.Baiq Nurhayati dalam sambutannya mengatakan bahwa tugas BKKBN sekarang ini cukup kompilk dan luas jika diukur dengan waktu tidak akan cukup karna ini menyangkut pembangunan keluarga.

Kata Nurhayati, ada tiga pilar tugas BKKBN yakni pertama pilar kependudukan yang menyangkut kuantitas atau jumlah karan semakin tahun jumlah penduduk semakain bertambah sedangkan bumi tidak bertambah yang hanya cukup satu.

“jadi jika ini tidak dikembalikan maka bumi ini akan sesak , jika bumi sudah sesak tidak menutup kemungkinan akan terjadi berebut lahan,longsor,banjir inilah salah satu dari ledakan penduduk, untuk itu mari kita untuk mensukseskan kegiatan ini”. Ujar Nurhayati

Sambung Nurhayati, tugas kedua BKKBN adalah pilar kependudukan menyangkut kualitas mulai dari 1000 hari pertama kehidupan, untuk di ketahui bahwa bayi berada dalam kandungan selama 270 hari , inilah yang disosialisasikan bahwa apa peran ibu-ibu atau keluarga yang hamil, supaya bayi yang dilahirkan tidak terjadi stanting artinya pertumbuhan yang tidak normal akibat gizi empat sehat lima sempurna yang kurang, perawatan, asah, asih dan asuh ini yang belum maksimal dilakukan oleh keluarga.

Yang ketiga kata Nurhayati terkait dengan Pilar pendidikan kesehatan dimana BKKBN bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan melalui pendidikan PAUD dan Posyandu.

Sebagai Direktur BIna Ketahanan Remaja BKKBN, Ediningsih Eka Sulistia MS mengatakan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang disebut program KB bahwa ada 4 hal yang di lakukan ketika ikut KB atau Keluarga Berencana diantaranya Pertama bagaimana kita meniatkan keluarga dengan mendewasakan usia perkawinan tidak hanya dalam hal menikah saja akan tetapi juga ketika melahirkan anak pada usia ideal.

 

Baca Juga :


Kedua kata Eka adalah melakukan jarak pengaturan kelahiran minimal jarak 3 sampai 5 tahun karna para pakar anak mengatakan bahwa jika dalam satu keluarga memiliki lebih dari satu balita maka hak anak yang harus diberikan kepada anak itu berkurang 20%.

Ketiga peningkatan ketahanan keluarga dan keempat menmgupayakan fungsi ekonomi tetap berjalan dengan baik dalam keluarga.

Sementara Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dra.Hj.Ermalena ,Mhs menyinggung terkait masalah perceraian, dimana akibat perceraioan itu yang akan paling menderita adalah kaum ibu-ibu karna anak asuh lebih condong ke Ibu.

Untuk itu kata Ermalena, apapun yang akan dilakukan harus di rencanakan, mengingat generasi berencana itu selalu membawa symbol 3 jari yakni Kata tidak pada pernikahan dini, kedua sex pra nikah atau sex bebas dan ketiga katakan tidak pada narkoba.

“Saya minta symbol 3 jari dibawa kemana-mana, kemasjid lalu jelaskan, ke pertemuan lalu jelaskan, ada anak muda berkumpul bawa 3 jari ini lalau jelaskan, bahwa ini amat sangat mengancam generasi muda kita”. Tegas Ermalena kepada para peserta sambil sesekali berdialog.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan