logoblog

Cari

Wabub Sumiatun Semprot Pejabat yang Malas Apel HUT RI

Wabub Sumiatun Semprot Pejabat yang Malas Apel HUT RI

Giri Menang, KM. Wakil Bupati (Wabup) Lombok Barat, Hj.Sumiatun menegaskn, tingkat kehadiran pejabat dan staf pada even Hari Ulang Tahun (HUT)

Pemerintahan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
09 September, 2019 22:00:09
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 2006 Kali

Giri Menang, KM. Wakil Bupati (Wabup) Lombok Barat, Hj.Sumiatun menegaskn, tingkat kehadiran pejabat dan staf pada even Hari Ulang Tahun (HUT) RI Agustus lalu kurang apresiatif. Mereka diniali malas, kurang perhtian serta kurang partisipasi dalam setiap even, lomba dan apel HUT RI ke 74. Pernyataan tersebut dikemukakan Sumiatun pada gelaran Rapat Pimpinan (Rapim) II di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat di Giri Menang-Gerung, Senin (9/9/2019).

“Saya berterima kasih atas suksesnya kegiatan HUT RI ke 74, namun ada satu hal yang perlu mendapat perhatian, yakni masih banyak pejabat dan staf yang malas mengikuti apel dan setiap even yang dengan HUT RI,” kritik Sumiatun dihadapan Bupati Lombok Barat, H.Fauzan Khalid, Sekda H.Moh.Taufiq, Asisten, Pimpinan dan sekretaris OPD, serta camat.

Ketegasan Sumiatun kian memuncak, manakala panitia HUT sudah bersusah payah menyiapkan acaranya. Namun, kepala OPD dituding seperti tak berdya mengarahkan karyawannya. Sumiatun tidak ingin hal serupa, terulang kembali pada kegiatan yang sama tahun depan.

“Saya akan menilai setiap kehadiran tanpa alasan yang jelas. Ini artinya suatu ketidakpatuhan terhadap perintah pimpinan. Konsekwensinya sangat berpengaruh pada kondite dan penilaian pimpinan terhadap saudara selaku pejabat pemegang eselon dan staf,” tegas mantan Ketua DPRD Lombok Barat ini.

Selain HUT RI, hal lain yang disemprot Sumiatun adalah, tahun 2019 ini, ada dua mega proyek DAK yang tidak tertangani. Proyek tersebut adalah, pegadaan Pengadaan Limbah yang ada di Dinas Kesehatan senilai Rp 2 milyar. Berikutnya pengadaan proyek yang ada di Dinas Pehubungan seilai Rp 1,4 milyar. Ini artinya, lanjut Sumiatun, ada Rp.3,4 milyar DAK yang tidak terkesekusi lantaran telatnya penanganan konrak. Tidak tereksekusinya proyek ini, beralasan karena adanya human error, ada kesan bahwa, tidak mau belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, sehingga hal itu bisa terulang kembali.

Hiharapkan, kepala OPD lebih serius menangani dana DAK maupun dana transfer lainnya. Maksudnya, supaya tidak terjadi lagi hal serupa, sehingga pemerintah pusat menilai tidak mampu membelanjakan anggaran.

“Proyek senilai 3,4 milyar ini, saya khawatir berpengauh tidak baik terhadap kondite bagi pemerintah daerah sebagai penerima alokasi DAK tahun depan,” tegas Sumiatun. Dia lebih khawatir, ketika masyarakat merasa kehilangan haknya, hak untuk memperoleh barang dan jasa yang dihasilkan dari DAK yang gagal dieksekusi. Bahkan gagalnya eksekusi proyek tersebut, akan berdampak pada tantangan kebijakan RPJMD yang sudah ditetapkan.

 

Baca Juga :


“Ke depan, saya bersama bupati, tidak hanya mengukur kinerja saudara berdasarkan target, tapi kami menginginkan bentuk kreatifitas masing-masing OPD,” tegasnya. Sementara seluruh peserta Rapim, hanya memilih bungkam dan seolah menjadi pendengar yang baik.

Apa yang dikemukakan wabup Sumiatun mendapat tanggapan dari Seda HM.Taufiq. Menurut Sekda, apa yang dikemukakan Wabu adalah fakta. Termasuk setiap even yang dilakuan, tingkat kehadiran pejabat sangat minim.

“Jangan dikiran, itu tidak ada data pada kami. Setip acara, kami tahu siapa yang hadir, siapa yang ada dan tidak ada alasan, siapa yang keluar daerah tanpa izin dan seterusnya,” sebut sekda.

Usai paparan wabub, rapim dilanjutkan dengan ekspose kesiapan pelaksanaan MTQ ke 28 tingkat Provinsi NTB, pelaksanaan Pesona Senggigi, PJU, Realisasi PAD serta Bendungan Meninting.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan