logoblog

Cari

Optimalkan Pengerjaan Proyek Yang Dibiayai SBSN

Optimalkan Pengerjaan Proyek Yang Dibiayai SBSN

Mataram _ Ditegaskan kepada seluruh penerima alokasi anggaran proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk mengoptimalkan waktu pengerjaan proyek., artinya anggaran

Pemerintahan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
07 Oktober, 2019 06:56:41
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 255 Kali

Mataram _ Ditegaskan kepada seluruh penerima alokasi anggaran proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk mengoptimalkan waktu pengerjaan proyek., artinya anggaran proyek yang dibiayai dari SBSN itu musti tepat waktu dalam proses pengerjaannya, baik proyek revitalisasi asrama haji maupun pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di beberapa daerah.

Disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Ramadhan Harisman pada acara Pembukaan Kegiatan Evaluasi Program Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Pelaksanaan Proyek yang dibiayai SBSN Tahun Anggaran 2019 kemaren malam (Rabu, 2-10-2019) di Hotel Jayakarta Senggigi yang direncanakan akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 2 sampai dengan 5 Oktober 2019, sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi.

Evaluasi proyek SBSN pada kali ini, tambah Ramadhan Harisman adalah untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi para stakeholder daerah yang nantinya akan dibahas bersama tentang solusi terbaik sehingga proyek berjalan sesuai ketentuan, “Bila ada permasalahan di satker segera sampaikan sejak awal kepada kita untuk menemukan solusi penyelesaiannya," ucap Ramadhan didepan 100 peserta yang terdiri dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Kepala UPT Asrama Haji, Kepala Bidang PHU provinsi penerima SBSN, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) seluruh Indonesia. Ramadhan berharap, selesai atau tidak selesainya pembangunan proyek yang dibiayai SBSN ini akan sangat berpengaruh terhadap usulan proyek tahun berikutnya, “Kami minta bantuannya untuk mengoptimalkan waktu penyelesainnya agar bisa selesai tepat waktu, dan kalau tidak selesai akan sangat berpengaruh terhadap usulan proyek dua tahun yang akan datang,” harap Ramadhan. Selanjutnya, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin sebagai tuan rumah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama RI yang sudah memilih Nusa Tenggara Barat sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan Evaluasi Program Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Pelaksanaan Proyek yang dibiayai SBSN Tahun Anggaran 2019 ini.

 

Baca Juga :


Dalam sambutan dan arahannya, H. Nasruddin sangat berharap agar Nusa Tenggara Barat dapat tambahan pembangunan infrastruktur yang dibiayai SBSN walaupun pada tahun ini mengalami kegagalan 1 Proyek yang dibiayai SBSN dalam penyelesaiannya, khususnya untuk pembangunan kembali Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara yang rusak akibat gempa yang melanda Nusa Tenggara Barat satu tahun yang lalu. H. Nasruddin juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati indahnya panorama dan kuliner yang ada di Nusa Tenggara Barat selama empat hari berada di Mataram Nusa Tenggara Barat, pungkasnya.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan