logoblog

Cari

Kedepankan Rasa Syukur Dan Berbaik Sangka

Kedepankan Rasa Syukur Dan Berbaik Sangka

Mataram _Lima ratus lebih Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat pembinaan dari Lukman Hakim Saifuddin

Pemerintahan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
16 Oktober, 2019 05:47:31
Pemerintahan
Komentar: 0
Dibaca: 884 Kali

Mataram _Lima ratus lebih Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat pembinaan dari Lukman Hakim Saifuddin di ahir jabatannya di periode kedua sebagai Menteri Agama Republik Indonesia. “Kedepan Kementerian Agama akan memiliki Menteri yang baru, mari kita do’akan Kementerian Agama untuk mendapatkan Menteri yang lebih baik lagi dari saya, yang lebih memiliki kemampuan kapasitas kompetensi yang lebih baik, karena masih banyak tokoh-tokoh, pigur dan sosok yang jauh lebih pantas dan patut untuk memimpin Kementerian Agama yang sangat besar ini” ucap Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengawali sambutan dan arahannya dalam Pembinaan ASN di lingkungan Kementerian Agama Provinsi NTB siang ini (Selasa, 15-10-2019) di Asrama Haji Mataram.

Rasa syukurpun dilontarkan Lukman Hakim Saifuddin dalam kesempatan ini didepan seluruh Pejabat Kementerian Agama se Provinsi NTB atas capaian-capaian yang sudah diraihnya, karena didalam kehidupan ini hanya diwarnai oleh dua macam saja, bahagia atau tidak bahagia, “Agama memberikan ajaran cukup dua saja dalam mengarungi kehidupan ini, syukur dan sabar, jadi jika kita memiliki dua hal ini, maka Insya Allah kita dapat menjalani kehidupan ini dengan baik”, paparnya.

Lebih lanjut Lukman Hakim Saifuddin ingin mengajak seluruh Aparatur Kementerian Agama untuk mari kita lebih mengedepannya rasa syukur dan berbaik sangka, maka apa yang diberikan kepada kita harus kita syukuri, namun masih banyak hal yang kita harus kejar karena perubahan ini cepat sekali, jadi kemampuan kita untuk merubah diri itu kalah cepat dengan perubahan yang terjadi di luar, dan ini semua disebabkan oleh perkembangan tehnologi yang semakit pesat, tuturnya. “Kinerja kita selalu terlambat untuk mengimbangi percepatan yang ada di luar, perubahan cara kita merespon itu yang selalu terlambat, hanya kepada orang-orang tertentu saja yang memiliki kemampuan kapasitas yang bisa mengantisipasi perubahan ini mau kemana, maka mari kita mengintrofeksi diri kita untuk mengantisifasi perubahan yang akan terjadi”, lanjut yang diinginkan Lukman kepada ASN khususnya di lingkup Kementerian Agama.

 

Baca Juga :


Bangsa yang dikenal agamis ini sebagai Negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia akan menghadapi kehidupan agama yang semakin komplek, karena kompetisi hidup ini akan semakin besar, “Saya ingin mengajak kita semua untuk membayangkan kedepan kehidupan kita itu seperti apa dalam konteks kehidupan keagamaan, tampa ditampah persoalan yang lainnya dalam globalisasi ini”, ajak Lukman Hakim Saifuddin. “Atas hal-hal tersebut di atas maka Kementerian Agama mengedepannya Moderasi Beragama yang harus kita pahami, dan yang harus kita moderasi itu adalah beragama, cara kita ber-Islam, cara kita ber-Kristen, ber-Katolik, ber-Hindu dan ber-Budha dan ber-Konghucu, bukan kita me-moderasi agamanya”, tegas Lukman Hakim Saifuddin, “Kalau Agama itu sudah benar dan sempurna, jadi kita bukan me-moderasi Agama”, imbuhnya. Sebelumnya, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB H. Nasruddin dalam kata-kata penerimaannya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin karena disela-sela kesibukan Beliau masih menyempatkan diri untuk mendatangi kami keluarga besar Kementerian Agama Provinsi NTB di ahir masa jabatannya sebagai Menteri Agama, “Kami di Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat sangat bangga kepada Bapak Menteri yang sudah membina kami dalam memberikan pengetahuan dan menanamkan 5 Nilai Budaya Kementerian Agama”, ungkap H. Nasruddin, “Kami masih merindukan Bapak dalam kerjasama untuk membangun Kementerian Agama ini”, pungkas H. Nasruddin. (miq olah).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan