Audiensi Bersama DIKPORA Mataram

Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram berkunjung ke salah satu Dinas di Kota Mataram yakni Dinas Pendidikan dan Olahraga (DIKPORA) Kota Mataram. Kegiatan ini adalah rentetan persiapan dalam mensukseskan acara Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-IX dan Halaqoh Pendidikan pada hari selasa (23/12/2014) mendatang. Sebelumnya akademisi tidak luput dari pemikiran sahabat-sahabat Mahasiswa ini, pada hari selasa (16/12/2104) kemarin sahabat-sahabat PMII IKIP ini juga menggelar audiensi bersama Rektor IKIP Mataram yang alhamdulillah disambut baik oleh Pembantu Rektor III Ir. Subagio, M.Si.

Para mahasiswa yang berjumlah 3 orang, yang terdiri dari Ketua Komisariat PMII IKIP Mataram sahabat Yas Arman Prayatna di dampingi oleh Ketua Bidang Agama Sahabat Baharudin dan Perwakilan Gender sahabati Saofa. Dalam kesempatan audiensi bersama Dikpora Kota Mataram ini para mahasiswa di sambut langsung oleh Kepala Dinas dan Sekertaris Dikpora Kota Mataram bapak Suparlan, beliau memeberikan banyak motivasi dan pengalamannya ketika masih menjadi seorang mahasiswa.

Dalam diskusi kecil itu juga disampaikan banyak hal terkait  bagaimana keadaan pendidikandi wilayah Kota Mataram. Kemudian pada kesempatan ini mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII ini mempertanyakan soal bagaimana sikap Dinas Dikpora Kota Mataram terkait dengan kebijakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Anis Baswedan terhadap pemberhentian Kurikulum 2013. Pemberhentian Kurikulum 2013 ini memang terlalu dini, padahal kurikulum ini sangat bagus untuk di terapkan. Tentu dalam  implementasinya masih sangat jauh dari harapan dan kebingungan tetapi itu wajar diakibatkan karena kurikulum ini masih barang baru. "kami sangat menyayangkan atas pemberhentian K-13 ini oleh pemerintah pusat padahal Kurikulum ini sangat bagus, kita hanya butuh adaptasi saja karena ini masih baru" ungkapnya.

Selain berbicara terkait dengan Kurikulum 2013, para mahasiswa juga melalui kesempatan audiensi ini meminta secara langsung kepada Kepala Dinas Dikpora Kota Mataram untuk menjadi Narsumber dalam Halaqoh Pendidikan yang di adakan dalam beberapa hari lagi. Ketua Komisariat PMII IKIP Mataram sahabat Yas Arman Prayatna yang sering disapa Yhok mengungkapkan banyak permasalahan yang ada di IKIP Mataram terkait soal Kurikulum 2013, menurutnya hasil audiensi mahasiswa IKIP Mataram pada mata kuliah Telaah Kurikulum masih diajarkan dan membahas Kurikulum 2013 sehingga bertolak belakang dengan perkembangan pendidikan. "Kami sudah adakan advokasi dan diskusi bersama sahabat-sahabat mahasiswa bahwa masih di ajarkan Kurikulum 2013, maka dari itu kami meminta bapak sebagai Narasumber dalam Halaqoh Pendidikan yang akan kami laksanakan besok" ungkapnya.

Ketua Panitia Halaqoh pendidikan sahabat Baharudin membenarkan bahwa acara ini tidak lain adalah merespon kebijakan pemerintah pusat terkait pemberhentian Kurikulum 2013, karena IKIP Mataram merupakan institusi pendidikan yang mencetak tenaga pendidik sudah tentunya permasalahan dan isue besar seperti ini harus mampu di tangkap dan ditanggapi serius. Selain persalan Kurikulum 2103 yang penuh dengan Pro dan Kontra, sahabat-sahabat PMII IKIP Mataram juga menyoroti soal karakter mahasiswa hari ini. Karakter mahasiswa yang tidak pernah membaca buku yang paling dominan,"sekarang mahasiswa jarang yang membaca buku, makanya banyak ngmong saja" ungkapnya. Maka dari itu tema besar acara Halaqoh Pendidikan ini adalah Mengembalikan Minat Baca Bagi Mahassiwa, semoga dengan acara ini mahasiswa menjadi semangat membaca buku. Amin [] - 01

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru