Gerakan Nasional Bela Negara

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi menghadiri upacara peringatan Hari Bela Negara di Monumen Nasional, Jumat (19/12). Upacara dihadiri oleh beberapa menteri Kabinet Kerja , TNI, POLRI dan perwakilan instansi pemerintah serta pelajar dan mahasiswa.  

Membela negara tidak terbatas hanya dilakukan oleh militer namun seluruh warga negara dapat juga melakukannya. “Tidak hanya militer yang melakukan bela negara tapi juga semua warga negara,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Tedjo Edhy Purdijatno yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Tedjo menambahkan, bela negara dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan kekuatan rakyat maka bangsa ini akan mampu memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan,” imbuhnya.

Usai sambutan yang diberikan Menkopolhukam, dilakukan penandatangan sampul peringatan Hari Bela Negara oleh beberapa menteri, salah satunya adalah Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi. Yuddy juga menandatangani program nasional gerakan bela negara bersama Menteri Agama, Menteri Ristek dan Dikti, dan Forum Bela Negara.

Upacara pencanangan Gerakan Nasional Bela Negara ini menyajikan aksi terjun bebas prajurit TNI dan pengibaran bendera merah putih sebesar 2.250 meter persegi yang ditarik sejumlah menteri Kabinet Kerja. Atas pencapaian tersebut, pengibaran bendera besar ini mendapat rekor Muri dan rekor dunia. Upacara tersebut ditutup dengan aksi terjun payung dari penerjun payung gabungan. (rr/HUMAS MENPANRB) - 05

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru