Pertemuan Sinkronisasi Program Bakorluh 2015

Guna meningkatkan sinergi pelaksanaan kegiatan, Sekretariat Bakorluh Provinsi NTB, melaksanakan Sinkronisasi Program/Kegiatan tahun 2015 hari Kamis tanggal 28-29 Januari 2015 bertempat di Aula Balai Diklat Pertanian Narmada. Pertemuan dibuka oleh Kepala Sekretariat Bakorluh Provinsi NTB dan dihadiri oleh Kepala BP4K/BKP3 kabupaten/kota, Kepala Bidang/Bagian/UPTB, Kepala Seksi/Sub Bagian, Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Kehutanan Provinsi NTB serta Koordinator Penyuluh Kabupaten/Kota.

Dalam pengarahannya Kepala Sekretariat Bakorluh, menyampaikan pencapaian bahwa tantangan penyuluhan kedepan adalah peningkatan kapasitas pelaku utama/pelaku usaha, peningkatan kapasitas penyuluh, dan penyiapan generasi muda pertanian. Pada kesempatan itu pula disampaikan agar semua daya dan upaya yang dimiliki oleh penyuluh dikerahkan untuk mendukung upaya khusus (UPSUS) pencapaian swasembada pangan, khususnya Padi, Jagung, Kedalai dan Danging.

Pada kegiatan tersebut masing-masing Kepala Bidang yakni bidang penyuluhan pertanian, bidang penyuluhan perikanan dan bidang penyuluhan kehutanan dan Bagian Tata Usaha menyampaikan program/kegiatan yang akan dilaksanakan pda tahun 2015. Beberapa program/kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Sekretariat Bakorluh pada tahun 2015 adalah:

  1. Program Peningkatan kemampuan lembaga petani/nelayan; Kegiatan utama yang akan dilaksankan adalah: 1). Peningkatan Kelas Kemampuan Kelompoktani/nelayan; 2). Penumbuhan pos penyuluhan desa (POSLUHDES);  3). Fasilitasi Pertemuan KTNA/HSNI Provinsi NTB; Demplot/Percontohan Komoditas Unggulan; 4). Rembug Tani; 5). Asah Terampil bagi petani, 6). Lomba Kelompoktani/Gapoktan/ Petani Teladan; dan 7). Fasilitasi Operasional BP3K; serta 8). Magang bagi petani/nelayan.
  2. Peningkatan Kapasitas Tenaga Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan; Kegiatan utama yang akan dilaksanakan adalah: 1). Pelatihan Dasar bagi Penyuluh; 2). Pelatihan/Bimbingan teknis bagi Penyuluh; 3). Magang bagi penyuluh; dan 4). Lomba Penyuluh Teladan.

Pada kesempatan tersebut disampaikan pula Upaya Khusus (UPSUS) pencapaian swasembada pangan, khususnya Padi, Jagung dan Kedelai oleh Bapak Ir. Yandri dari Ditjen PSP Kementrian Pertanian. UPSUS pencapaian swasembada pangan di NTB dilakukan melalui penambahan luas tanam dengan peningkatan Indek Pertanaman (IP) dengan target total luas tanam 545.911 ha tanam padi.  Ada beberapa kegiatan untuk mendukung UPSUS yang dilaksanakan di Provinsi NTB yakni 1). Pengembangan Jaringan irigasi melalui Pembangunan jaringan Irigasi tersier baru, Rehabilitasi Jaringan Tersier, Konstruksi : ferosemen, pasangan batu, pipa; 2). Optimasi Lahan, berupa bantuan berupa pupuk (urea, NPK, organik) dan biaya olah tanah 3). Bantuan Alat Mesin Pertanian  dalam jenis Bantuan : Hand Traktor (TR-2 ) dan  Pompa Air; serta 4). Pendampingan TNI AD (TMKP) dan pendampingan penyuluh pertanian di lapangan (im/sr) - 05

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru