Korpri Wadah Penghimpun Aspirasi PNS

KM LENGGE WAWO,- Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia  (DP KORPRI ) Kabupaten Bima mengadakan Rapat Kerja Tahunan,  Rabu (25/3) di Aula Kantor Bupati Bima. 

Pada Raker yang mengundang para Kepala SKPD, Camat, Ketua, Sekretaris dan Bendahara Korpri SKPD dan  kecamatan tersebut, Bupati Bima Drs. H.Syafrudin HM.Nur.M.Pd yang membuka  Rapat Kerja tersebut  mengatakan "kegiatan rapat kerja ini memiliki arti yang sangat penting bagi segenap jajaran pengurus untuk merumuskan program kerja yang benar – benar mencerminkan kebutuhan anggota. Sehingga ke depan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat dan senantiasa memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan".

Bupati menjabarkan,  "KORPRI ini juga merupakan wadah tempat berkumpulnya para Aparatur Sipil Negara, wadah ini kedepanya dapat menampung dan meningkatkan kesejahteraan para anggotanya melalui Iuran dari  para anggotanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati H.Syafrudin kembali menegaskan agar aparatur pemerintah daerah mematuhi Peraturan perundang - undangan yang berlaku.        "terkait dengan penjabaran  PP – 53 tentang Disiplin PNS, selaku kepala daerah menghimbau kepada jajaran Aparatur Sipil Negara agar dapat mentaati kewajiban dan menghindari larangan dalam peraturan perundang undangan yang bila  dilanggar akan dapat berakibat pada hukuman disiplin". imbuhnya.

Bupati Bima berharap agar jajaran pengurus dapat memperhatikan program kerja selangkah demi selangkah kita sehingga kita kedepanya  akan bergerak dan bekerja bersama – sama dalam mewujudkan aparatur yang berkualitas".Tutup Bupati. 

Pengurus DP.Korpri Kabupaten Bima yang diwakili  Asisten  Pemerintahan dan Kesra yang juga menjabat Wakil Ketua DP.  Korpri Kabupaten Bima Drs. H.Abdul Wahab menyampaikan, "kegiatan ini ditujukan untuk menyusun rencana kerja sebagai acuan dalam mewujudkan kesejahteraan para anggotanya dalam bentuk pelayanan yang lebih baik dan bermartabat.

Wahab menjelaskan, "dari sisi keanggotaan, saat ini,  anggota  berjumlah 9.430 orang dan seiring penerimaan Pegawai, akan ada penambahan 596 anggota dari CPNS Kategori II dan 30 tenaga Dokter.

Berkaitan dengan Peningkatan Kesejahteraan Anggota Korpri dan Keluarga, meskipun belum sepenuhnya memenuhi harapan anggota, saat ini ada dua bentuk santunan yang diberikan bagi anggota Korpri yang meninggal dan tali asih PNS Purna tugas yang masing-masing Rp. 500 ribu. Mudah-mudahan jumlah santunan ini  akan dapat ditingkatkan jumlahnya menjadi dua kali lipat pada tahun ini". Katanya. 

Disamping itu "Pengurus juga sedang mengupayakan pemberian dukungan biaya pengobatan bagi anggota KORPRI yang sakit. Disamping upaya ini sebagai wujud kepedulian pengurus, juga untuk meringankan beban anggota yang sakit, juga mengupayakan pembentukan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) sebagai wadah untuk membantu para anggota KORPRI yang terjerat kasus hukum".Katanya.    

Pada kesempatan tersebut, ketua panitia pelaksana Drs. H.Ruslan H. Ibrahin, MAP mengatakan,  "kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh, ini untuk memberikan kesempatan kepada pengurus guna memaparkan terkait dengan agenda kerja yang akan dilaksanakan KORPRI ke depannya demi memajukan eksistensi organisasi dan kesejahteraan para pegawai.

Tujuan Raker lanjut H. Ruslan untuk terwujudnya eksistensi organisasi KORPRI yang dapat diakui oleh seluruh anggota sebagai satu – satunya wadah Pegawai Negeri Sipil serta sebagai sarana komunikasi dan menghimpun masukan dari anggota untuk kemudian dapat diperjuangkan sesuai tuntutan paradigma baru KORPRI yang Profesional, Netral dan Sejahtera. Sumber Humas Pemkab Bima.(Efan) - 05

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru