Presiden Jokowi di TMD 2015.

Dompu, KM, Faruk - Upaya Pemerintah Kabupaten Dompu untuk mengubah status Gunung Tambora yang tadinya kawasan konservasi yang tidak bisa dilakukan kegiatan apapun, kini membuahkan hasil positif. Pada puncak event Tambora Menyapa Dunia, 11 April, Presiden RI Ir H Joko Widodo meresmikan gunung Tambora sebagai Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh presiden dan Menteri Pariwisata Arif Yahya.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya meresmikan gunung Tambora sebagai Taman Nasional Gunung Tambora," ujar Presiden Jokowi saat meresmikan.

Terkait dengan peresmian tersebut, Jokowi meminta kepada semua elemen masyarakat untuk menjaga dan memelihara hutan itu. "Saya minta agar agar taman nasional gunung tambora ini dijaga, dirawat, jangan sampai ada yang dirusak," tambah Jokowi yang dilanjutkan dengan pemukulan lesung.

Dengan diresmikannya Gunung Tambora menjadi taman nasional berarti saat ini di NTB sudah ada taman nasional, yaitu Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) di Pulau Lombok dan Taman Nasional Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, Dompu.

Peresmian TNGT disambut gembira masyarakat Dompu. Masyarakat Dompu dapat menikmati padang sabana di kaki gunung Tambora yang langsung berhadapan dengan Teluk Saleh. Hal ini juga diharapkan menjadi peluang pariwisata baru di Kabupaten Dompu.

Pada kesempatan yang sama Presiden juga mengatakan, peringatan meletusnya gunung Tambora (Tambora Menyapa Dunia) ini agar dilaksanakan tiap tahun. "Ini dijadikan momentum untuk promosi pariwisata di Bima, Dompu, dan NTB umumnya," ungkap Jokowi dalam sambutannya.

"Tadi saya sudah bisiki Menteri  Pariwisata agar ada Festival Tambora setiap tahun. Biayanya dari pemerintah pusat. Supaya semua tahu dimana itu Dompu, dimana Bima dan dimana Sumbawa, NTB dan dimana Indonesia," tambah mantan Gubernur DKI Jakarta itu.[] - 05

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru