Tingkatkan PAD, Samsat Intens Razia Kendaraan

KM. Wadu Nocu

 

Samsat bersama Sat Lantas, TNI dan dibantu Dishub Kabupaten terus menggencarkan razia kendaraan bermotor. Kali ini, razia kendaraan tersebut difokuskan bagi kendaraan yang belum bayar pajak. Razia gabungan itu bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam operasi itu, lebih dari 100 penunggak pajak kendaraan bermotor, terjaring. Operasi yang sudah berlangsung selama 5 hari itu, berhasil menjaring sejumlah kendaraan yang tak bayar pajak, baik pajak daerah maupun luar daerah.

Melalui Kasat Lantas Polres Bima Kabupaten, IPTU Pratiwi Nofiani SH mengatakan, operasi tersebut digelar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sekaligus mengurangi tunggakan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bima.

"Razia kali ini terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor. Disamping melakukan razia pajak kendaraan, juga merazia kendaraan luar kota tetapi dimiliki warga Bima. Mereka diminta mencabut berkas dan balik nama, agar pembayaran juga lebih mudah, dan pajak masuk ke Bima," jelasnya.

Dalam operasi itu, kendaraan yang kedapatan menunggak pajak, hanya didata, dan tidak ditilang. Meski begitu, tilang diterapkan bagi kendaraan yang kedapatan tidak dilengkapi dokumen kelengkapan kendaraan bermotor.

"Ini operasi rutin dilaksanakan selama 5 hari dalam sebulan. Bersama anggota Samsat dan TNI kita fokuskan untuk kendaraan yang tidak bayar pajak. Selain itu, bagi kendaraan yang tidak memiliki surat-surat juga kita tilang," jelas Tiwi.

Dia menambahkan, dalam operasi tersebut selain ada pengarahan dari Samsat Bima, jajaran kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap pengendara kendaraan bermotor. Terutama, lanjutnya terkait dengan kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM), dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK).

Menurut dia, selain pengendara penunggak pajak, petugas juga menilang puluhan pengendara sepeda motor, yang tidak dapat menunjukkan SIM, maupun STNK. Bahkan petugas juga mengamankan beberapa sepeda motor lantaran tak dapat menunjukkan dokumen kelengkapan kendaraan.

"Sepeda motor akan dikembalikan setelah pengendara menjalani sidang di Pengadilan," pungkasnya. (edo) 02

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru