Happy Milad Bimaku Ke-375

(KM.Sarangge) Upacara peringatan HUT Bima ke – 375 yang jatuh pada tanggal 5 Juli 2015 di halaman kantor Bupati Bima berlangsung dalam suasana hikmad. Peringatan ini turut dihadiri oleh Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten dan Kota Bima; Rekan-rekan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima dan Kota Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima;Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima;Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Bima;Pimpinan Instansi Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Beserta Jajarannya;Sesepuh Masyarakat Bima, Majelis Adat Dana Mbojo, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda; Paguyuban Etnis Nusantara;Para Pejabat Sipil, TNI/POLRI, Pimpinan Instansi Vertikal/BUMN/BUMD;Pimpinan Partai Politik, Pimpinan Perguruan Tinggi, Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Rekan-rekan Insan Pers;Singkatnya  seluruh peserta upacara yang sama-sama berbahagia;
Bupati Bima Drs. H.Syafrudin HM.Nur.M.Pd, MM yang juga sebagai pembina upacara dalam arahan mengatakan bahwa       Tidak terasa, perjalanan pemerintahan Kabupaten Bima yang dipimpinnya  selama 1,5 tahun akan berakhir                9 Agustus 2015 mendatang. Tentu selama jangka waktu tersebut terdapat  banyak  catatan penting  berupa prestasi  dan hasil-hasil positif yang harus kita jadikan wahana  untuk melakukan evaluasi menyeluruh keberlanjutan merajut masa depan masyarakat dan daerah ini.  
Berkaitan dengan penyelenggaraan peringatan Hari Jadi Bima ke-375 tahun 2015, tema yang diangkat adalah “Dengan Kerja Berkelanjutan  Mari Kita Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bima”. Tema ini  menegaaskan satu pesan penting bahwa tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras yang dibarengi perencanaan  sistematis dan berkelanjutan serta dukungan sumberdaya yang memadai untuk menggerakkan semua komponen yang ada.
Itulah sebabnya hingga memasuki penghujung masa pengabdian sebagai Bupati Bima, kerja keras dan sejumlah program strategis telah saya jabarkan pasca pencanangan Tahun Kerja Berkelanjutan antara lain penyelesaian pembangunan fisik 3  Unit Kantor SKPD dan tahap pertama pembangunan Kantor Bupati Bima yang menyerap anggaran  senilai Rp. 24,5 Milyar. Selanjutnya, sebagai bukti Tahun Kerja Berkelanjutan pada tahun 2015 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp. 18 Milyar lebih untuk keberlanjutan pembangunan tahap ke dua Kantor Bupati Bima tersebut. 
Pada sektor pertanian sebagai penyangga kehidupan sebahagian besar masyarakat, pada tahun 2015 telah berhasil  mendapatkan anggaran sebesar 115,94 lebih milyar  dan sampai dengan bulan Juni 2015, nilai dana yang diserap sebesar 67,45 milyar atau 58,17 persen. Begitupula terkait percepatan pembangunan sektor pertanian ini, Kabupaten Bima sebagai salah satu sentra komoditi bawang merah di Propinsi NTB memiliki potensi lahan yang cukup tersedia dan saat ini baru dimanfaatkan 50 persen atau lebih kurang 5.000 ha dari potensi yang ada.
Di bidang pendidikan, titik berat pembangunan  adalah membentuk kepribadian yang unggul dan mulia, serta mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Ikhtiar ini telah menunjukkan hasil dengan tinggginya capaian angka partisipasi sekolah. 
Ditilik dari aspek anggaran,  belanja daerah untuk kegiatan pendidikan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan.  jumlah belanja Urusan Pendidikan untuk tahun 2014 mencapai 42,42%, melebihi dari target 20% sebagaimana amanat  Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional. Hal ini menggambarkan tingginya perhatian Pemerintah Kabupaten Bima terhadap bidang pendidikan.
Pada sektor pelayanan dasar lainnya yang menjadi prioritas pembangunan adalah peningkatan akses masyarakat terhadap pusat-pusat pelayanan kesehatan, disamping  tercapainya rasio yang ideal antara sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dengan jumlah penduduk dan pada  pembangunan bidang kesehatan yang dilaksanakan, terutama berkat kerja keras jajaran pemerintah dan komitmen serta dukungan anggaran dalam APBD, telah mengantarkan Pemerintah Kabupaten Bima meraih prestasi kerja yang membanggakan, yang ditunjukkan dengan “Pencapaian Terbaik Sanitasi Berbasis Lingkungan Tahun 2014”
Demikian pula dalam tahun-tahun terakhir, pemerintah juga memberikan perhatian yang sangat tinggi untuk membuka isolasi antar wilayah kecamatan dengan penyediaan fasilitas jaringan jalan dan jembatan yang memadai bagi masyarakat.   Pada tahun 2014, telah dilaksanakan kegiatan penanganan dan rehabilitasi jalan dan jembatan dengan total anggaran sebesar  Rp. 43,4 Milyar . selain itu pada sektor infrastruktur, semangat mewujudkan pembangunan jalan dua lajur dari perbatasan  Kota Bima sampai jembatan Palibelo kurang lebih 12 km ini tengah dikerjakan. Tahap awal yang dikerjakan tahun 2015 ini sepanjang 3.300 meter dari anggaran APBN senilai Rp.60 milyar. Selain itu, perpanjangan Landasan Pacu Bandara Sultan M. Salahudin Bima dari 160 km menjadi 2100 dengan anggaran 2015 senilai Rp.26,2 Milyar terus diperjuangkan.  
Dalam penanggulangan kemiskinan semakin menurun yaitu dari 19,41% pada tahun 2010 dan diproyeksikan menjadi 15,13 %  pada tahun 2014. Angka ini  melebihi  target RPJMD Kabupaten Bima sebesar 17,41%. Keberhasilan ini tidak lepas dari beragam program penanggulangan kemiskinan baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN  yang bersifat integral dan saling bersinergis bagi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bima.
Peningkatan yang signifikan ini merupakan suatu indikator cukup berhasilnya upaya pembangunan ekonomi yang telah dilaksanakan, sehingga aktivitas kegiatan ekonomi di sektor riil terutama disektor pertanian sebagai basis perekonomian Kabupaten Bima mampu menghasilkan pertambahan nilai PDRB.
Keberhasilan pembangunan tersebut juga tercermin pada Indeks  Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bima yang mengalami peningkatan cukup tinggi dari 65,61 poin pada tahun 2010 menjadi 67,75 poin pada tahun 2014. Hal ini berarti terdapat kemajuan yang cukup berarti dalam peningkatan kualitas manusia, yang ditinjau dari indikator kesehatan, pendidikan, dan kemampuan ekonomi Bima di masa mendatang. 
Selain itu semenjak berlakunya otonomi daerah, target pendapatan daerah sejak tahun 2010 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dari Rp. 684,94 Milyar tahun 2010 menjadi Rp.1,17 Triliun  pada tahun 2014 dan terjadi peningkatan sebesar 483,31 Milyar atau tumbuh rata-rata sebesar 17,64% per tahunnya. Ini menunjukkan terjadinya perbaikan kinerja pengelolaan pendapatan daerah baik yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun yang bersumber dari dana transfer pemerintah pusat dan provinsi.
Oleh sebab itu, memasuki  penghujung masa jabatan ini,  kembali ditegaskan bahwa tugas penting bagi jajaran aparatur adalah bersama-sama masyarakat melanjutkan sejumlah agenda strategis pembangunan, memastikan target dan sasaran telah dicapai serta menjamin keberlanjutan agenda dan program yang telah dicanangkan.
        Untuk mewujudkan harapan ini, saya kembali mengharapkan dukungan penuh Legislatif, jajaran aparatur di tingkat kecamatan dan desa beserta seluruh komponen masyarakat. Dukungan ini amat penting agar dalam sisa waktu yang ada , seluruh agenda pembangunan daerah dapat kita tuntaskan.
Selanjutnya Berkaitan dengan kegiatan pemerintahan, sejak tanggal 22 Juni lalu, saya didampingi SKPD terkait Berkantor di Desa dan saat ini telah diselesaikan pada 7 kecamatan dari 18 kecamatan dan 191 desa  yang ada. Insyaallah safari ini akan terus berlanjut pada kecamatan lainnya. Alhamdulillah,pada tahun anggaran 2015, Pemerintah kabupaten Bima mendapatkan alokasi dana desa sebesar    Rp. 140,5 milyar untuk disalurkan pada 191 desa se-kabupaten Bima. Saya berharap dukungan penuh jajaran pemerintah daerah baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa agar dana  ini dapat diserap dan dimanfaatkan tepat sasaran.
Perlu saya sampaikan bahwa sosialisasi dana desa ini penting dilaksanakan sesuai amanat UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa untuk menjamin agar dapat dimanfaatkan secara terarah, transparan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
     Bupati Bima mengajak segenap masyarakat Kabupaten Bima untuk terus menggelorakan semangat membangun yang dilandasi semangat kekeluargaan dan menjadikannya sebagai ladang pengabdian demi kemajuan dan kesejahteraan.       Pada kesempatan ini saya juga mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang memiliki hak pilih agar pada tanggal 9 Desember mendatang dapat menggunakan kesempatan emas ini untuk memilih putra terbaik kabupaten Bima sebagai Bupati dan wakil Bupati disertai harapan agar penyelenggaraan pesta demokrasi ini berjalan damai dan demokratis.(alan) -05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru