Gubernur Membuka Jambore Penyuluh 2015

Sekitar 700 penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan se Nusa Tenggara Barat mengikuti Jambore Penyuluh tahun 2015 di Lembah Madani Kab. Lombok Barat (22/10/2015). Jambore penyuluh dibuka langsung oleh “Dr. TGH. M. Zainul Majdi” Gubernur NTB. Dari Arahan dan sambutan Gubernur menyampaikan bahwa NTB merupakan salah satu provinsi kecil tetapi diperhitungkan karena mempunyai berjuta potensi wilayah sumber daya alam yang cukup besar. Sumber daya alam tersebut bukan hanya keindahan alam pariwisata akan tetapi dukungan dalam pengembangkan pertanian, perikanan dan kehutanan untuk mewujudkan swasembada pangan. Karena pemerintah kedepan akan mewujudkan kedaulatan pangan yang merupakan suatu sistem mekanisme bagsa maju dan kuat.

Sehingga sebagai seorang penyuluh pertanian, perikanan maupun kehutanan merupakan tugas yang mulia, yang perlu dihargai dan dihormat. Dengan menghargai pekerjaan akan memberikan dampak yang positif terhadap orang lain, bukan hanya mencari ekonomi akan tetapi ibadah yang tanpa mengenal waktu. Gubernur NTB sekaligus bapaknya penyuluh menyampaikan bahwa dengan kemajuan dan teknologi yang berkembang petani lebih kristis dalam menghadapi perkembangan pertanian, perikanan dan kehutanan. Akibatnya penyuluh sebagai actor utama yang merupakan gurunya petani bertanggungjawab dalam berkomunikasi, bergaul, berpikir logis, inovatif dan berinisiatif serta professional. Dan melalui kegiatan jambore ini Gubernur NTB berpesan untuk memfaatkan waktu sebaik-baiknya dalam bertukar ilmu pengetahuan/teknologi serta tali silaturahmi pada masing-masing penyuluh demi kemajuan daerah Nusa Tenggara Barat yang beriman dan berdaya saing dalam segala hal.

Sedangkan Kepala Bakorluh NTB “Ir. Hj. Husnanidiaty Nurdin, MM” menyampaikan kegiatan jambore ini peserta penyuluh sebagai bentuk apresiasi,motivasi dan penghargaan terhadap penyuluh dalam rangka meningkatkan prestasi dan kinerja. Selain itu, jambore ini dapat membangun jiwa krosa penyuluh terjalin kerjasama antar penyuluh, terciptannya kreatifitas, wawsan serta pemahaman penyuluh terhadap program pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan sesuai dengan tema “Melalui Jambore Penyulu, Kita Tingkatkan semangat dan Jiwa Korsa untuk Mendukung swasembada Pangan Berkelanjutan”.

Dengan jumlah 1.588 penyuluh se NTB terdiri dari 1.301 penyuluh pertanian, 136 penyuluh perikanan dan 152 penyuluh kehutanan masih dirasakan kurang karena akan memasuki purna tugas sekitar 98 penyuluh pada tahun 2017. Bakorluh telah melakukan peningkatan kapasistas penyuluh melalui pelatihan, bimtek dan magan sebanyak 1.625 orang, pelaku utama dan pelaku usaha sebanyak 1.790 orang serta peningkatan kapasistas kelembagaan penyuluh BP3K sebanyak 109 unit tandas dihadapan peserta jambore hadir kepala BPPSDM kementrian pertanian, Kapusluh perikanan, Kepolisian, TNI, Kepala SKPD Rumpun Hijau Lingkup Provinsi, ka. Bank NTB, Kepala Bapeluh Kab/Kota, pengurus pondok pesantren al haramain narmada, penyuluh pertanian, perikanan kehutanan serta para sponsor lainnya.

Kegiatan jambore dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 21 s/d 23 Oktober 2015 yang dipusatkan di Lembah Madani Kab. Lombok Barat. Dengan berbagai kegiatan yang akan dilakukan seperti temu karya/gelar karya berupa work shop dengan menapilkan teknologi tepat guna/sederhana oleh penyuluh kab/kota, temu tenis oleh kepala Dinas SKPD, temu usaha, temu profesi organisasi perhiptani/ipkani/ipkindo (kemaren), Olahraga kesenian daerah dar kab/kota, bakti social berupa kampaye Indonesia Menanam (KIM), Sebar Benih Ikan, Donor darah dari pertan jambore. Dengan berbagai narasumber Kepala BPSDM Petanian, Kepala SKPD Rumpun Hijau, Perbankan/Otoritas Jasa Keuangan, BPTP NTB, Mitra Usaha/Petani.

Dan terakhir dalam acara pembukaan dilakukan temu wicara bersama Gubernur NTB dan Kepala BPSDM Pertanian dengan dipandu oleh Kepala Bakorluh NTB. Menginginkan kegiatan jambore ini dapat dilakukan/diselenggarakan setiap tahunnya sebagai bentuk kebersamaan antar penyuluh yang dapat membangun profesionalisme, jejaring kerjasama antar penyuluh sebagai wadah tukar informasi dan pengalaman penyuluh dalam kemitraan serta sinergitas penyuluh dan pelaku usaha. Serta Gubernur akan memberikan rangsangan terhadap 5 penyuluh yang berprestasi berupa paket umrah pada hari ultah NTB tahun ini. [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru