Rapat Bersama FKPD Pemda Dompu

KM, Woja/Saneo - Menghadapi Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang yang diikuti oleh 7 Kabupaten Kota di Provinsi NTB dan mengharapkan kelancaran dalam pelaksanaannya, Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin, SH.M.Si  Jumat (20/11) pekan lalu menggelar rapat dengan FKPD dan jajaran Pemerintahan Daerah Kabupaten Dompu. Rapat terbuka tersebut dilaksanakan di Aula perjamuan Bupati Dompu. Tampak hadir dalam rapat tersebut Plt Bupati Dompu, tokoh masyarkat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan juga instansi penyelenggara Pemilu KPU Dompu dan Panwaslu Dompu.

Rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berjalan lancar dan tertib, saat melaksanakan rapat, masing-masing FKPD yang ikut serta dalam menciptakan kelancaran Pelaksanaan Pilkada sepeti, KPU, Panwaslu, Kapolres Dompu, Dandim 1614 Dompu dan Kejaksaan Negeri Dompu diberikan kesempatan secara bergantian untuk menyampaiakan hasil kerjanya dalam menciptakan kelancaran Proses tahapan pilkada dan konduksifitas serta terciptannya keamanan dan ketertiban dalam mengawal proses pilkada.

Penyelenggara Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dompu melalui Ketua Komisionernya Rusdyanto ST yang pertama kali memberikan pernyataan kepada Wabub mengatakan, sejak tahapan awal pihaknya tidak mengalami kendala dalam menyelesaikan tahapan tahapan pada pilkada ini, hanya saja, H min 20 pihaknya belum menerima Surat suara yang dicetak di Surabaya. “KAmi belum kedatangan surat suara, tapi surat suaranya sudah dikirim dan sekarang sedang dalam perjalanan,” ungkap Rusdy.

Sementara untuk Pawnaslu Dompu yang diwakili M Jaelani selaku Divisi Penindakan, dihadapan Wabub mrngatakan, selama beberapa tahapan pemilu yang telah dilewati, terjadi beberapa pelanggaran kecil dan tidak berlanjut ke meja kepolisian, namun ada satu tindak pidana pemilu yang terjadi di Kabupaten Dompu yang disampaikan oleh Jaelani. “Cuma satu yang berujung ke meja pengadilan, yaitu Tipilu Pembakaran alat peraga kampanye yang dilakukan oleh salah seoarang pendukung paslon, dan kasus tersebut sudah sampai pada kejaksaan dan hukumannya satu bulan kurungan penjara,” terang Jaelani ketika memberikan pernyataannya.

Tidak hanya Tipilu yang disampaikan oleh Jaelani, Jaelani juga menyampaikan kepada Wabub, akan tidak adanya kerja secara nyata tim Desk yang dibentuk oleh Pemda Dompu, selama tim Desk dibentuk, menurut Jaelani sama sekali tidak ada kerjannya dan Jaelani juga mengatakan, dalam tim Desk tidak diketahui siapa saja anggotanya. “KAmi mempertanyakan kinerja tim desk dalam mengawasi PNS yang terlibat langsung Politik Praktis, Karena selama tim desk dibentuk, tidak adanya laporan sedikit pun,” tandas Jaelani. 

 

Sementara itu, Kepolisian Resort Dompu yang bertugas untuk mengamankan proses berjalannya Pilkada, melalui Kapolresnya AKBP Brury Soekotdjo SIK mengatakan, pada hari pemungutan suara nanti, pihaknya telah menyiapkan 400 personil untuk mengamankan situasi pada setiap TPS. “Kesiapan pengamanan pemilu atau pada hari pemungutan suara kami telah menyiapkan 400 personil dibantu oleh TNI, dan Linmas pada setiap TPS,” ungkap Brury.

Kapolres juga mengatakan, sejak beberapa bukan yang lalu, pihaknya telah melakukan pengawalan serta pengamanan seperti, di KPU, Panwaslu, pada tempat Kampanye Tatap Muka, dan menjadi tugas besar Kepolisian lanjut Brury, adalah melakukan pengamanan ketika paslon melakukan kampanye akbar, namun untuk tugas besar tersebut, Brury mengaku telah menyiapkan personilnya untuk melakukan pengamanan.  Selaras dengan tugasnya Kepolisian, Dandim, 1614 Dompu juga telah melakukan tugasnya untuk mengamankan proses pilkada. Selama bertugas, pantauan Dandim, Suasana politik Dompu tlatif kondusif. “Membantu Polri dalam kamtibmas selama Pilkada, di Dompu menurut pantauan Kodim ada beberapa kejadian, dan situasinya  juga relative kondusif, tidak ada hal yang mengarah ke kegiatan yang bisa menggalkan Pilkada,” ungkap Dandim.

 Sesuai komitmen TNI, dalam Pilkada ini, TNI tidak menggunakan sarana dan prasaran untuk mendukung Partai, TNI tidak memihak atau mendukung salah satu Paslon, TNI juga tiga tidak memberika bantuan dalam bentuk apapu untuk pasangan calon, dan TNI tidak mempengaruhi keluarganya untuk memilih siapaipun paslonnya. “Kami laksanakan Komitmen kami, bahwa kami tidak berkecimpun dalam pilkada secara langsung,” terangnya.

Sama dengan anggota FKPD lainnya, Kejaksaan Negeri Dompu juga menyampaikan pernyataanya kepada Wabub NTB, sesuai dengan kinerjanya, Kejari telah menindak lanjuti kasus tindak pidana Pemilu (Tipilu) yaitu kasus pembakaran Alat peraga kampanye seprti yang disampaikan oleh Panwaslu sebelumnya. “Kelanjutan tindak pidana pelanggaran pilkada, kejaksan bersama Polisi dan Panwas mebentuk sentra Gapundo, satu kasus tipilu sampai kepada pngadilan, kemarin sudah disidangkan, dan dalam waktu dekat akan kita eksekuis,” ungkap Kepala Kejari.  Dalam penyampaiannya, Kejari juga menghimbau kepada seluruh pejabat untuk mendukung paslon tidak secara terang terangan, menurutnya, cukup dukung didalam hati saja. “Saya ingin menghimbau terutama untuk para pejabat, kalau mendukung, hanya dalam hati saja, jangan diucapkan,” ujarnya.

Secara singkat, Wakil Gubernur NTB menanggapi laporan dari pada penyelenggara Pemilu dan instansi pendukung penyelenggara memberikan apresiasi brerupakan dukungan dan motivasi dalam bekerja, menurut Wabub, semua pihak telah melakukan tugasnya dengan kerja keras. “Semua pihak telah bekerja secara maksimal, semoga tetap terjaga dan aman aman saja, kita juga harus saling menghargai antara satu sama lain agar pilkada Dompu berjalan lancar dan aman,” ungkapnya.

Wakil Gubernur juga mengatakan, dirinya brserta staf akan mengunjungi  7  Kabupaten Kota yang melaksanak pilkada di Provinsi NTB, dalam kunjungannya, Wagub mengatakan akan mengsinergitaskannya keadaannya yang sama pada setiap Daerah peserta Pilkada di NTB. Untuk Persoalan anggaran, Wagub mengatakan tidak ada persoalan yang berarti dan mampu diatasi. “Kita sarankan setiap persoalan  harus diarahkan ke jalannya sendiri, jangan sampai ke hal hal yang lain,” tutup Wagub.(Faruk). -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru