Pelatihan Ketahanan Masyarakat Desa

Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkripadian berlandaskan gotong royong merupakan visi dari pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk periode 2015-2019. Ini merupakan salah satu wujud dan kebijakan pemerintah melalui program nawacita. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan dengan memperkokoh desa secara khusus agar tumbuh kuat, tangguh, mandiri dan demokratis.

Mengejar cita-cita ini pemerintah dari pusat hingga daerah terus memberikan perhatian dalam bentuk pemahaman dengan melakukan sosialisasi untuk mewujudkan rencana menengah tersebut. Ketahanan Masyarakat Desa menjadi program pelatihan. Pelatihan yang gelar di Jayakarta Hotel Lombok ini dihadiri oleh pihak BPMPD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Perhubungan dan Komunikasi sebagai pembicara dalam menuangkan maksud dan tujuan program dilaksanakan. Peserta yang hadir terdiri dari Kepala Desa, pimpinan SKPD Provinsi dan Kabupaten.

Bahan materi terdiri dari penjelasan arah kebijakan pemerintah tentang ketahanan masyarakat desa, di dalamnya juga mengulas bagaimana pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pemberdayaan Desa yang strategis, program-program strategis pemberdayaan masyarakat desa serta penguatan kapasitas kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Perdesaan.

Di samping penyampaian materi tentang ketahanan masyarakat desa dan perangkat-perangkat pendukungnya, para narasumber yang terdiri dari unsur pemerintah tersebut juga mengkolaborasi pelatihan dengan penggunaan serta pemanfaatan media. L. Haris yang menjadi narasumber bidang komunikasi publk Provinsi Nusa Tenggara Barat banyak mengulas peran penting media dalam menyebarluaskan informasi di Nusa Tenggara Barat. Haris juga menyinggung jabatan barunya sebagai pengelola informasi public yang dimana salah satu yang dikelola saat ini adalah kampung media ntb. Harapannya, dengan maju dan berkembangnya media, akses informasi di masyarakat semakin mudah, baik untuk menyerap, mengelola dan menyebarkan informasi. () -05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru