Bimtek Kerahasiaan Informasi

Sebanyak 20 orang peserta yang terdiri dari Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik beserta salahsatu Kepala Bidangnya dari 10 Kabupaten dan Kota se Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (15/11) mengikuti bimbingan teknis penentuan tingkat kerahasiaan informasi berklasifikasi di ruang pelatihan LPSE dan Persandian Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Provinsi  (Diskominfotik) NTB.

Di dampingi Kabid LPSE dan Persandian H. Mahmud AKS, M. Si Kepala Dinas Diskominfotik NTB, Drs. Tri Budiprayitno, M. Si membuka kegiatan tersebut dan berpesan mengingat masih berkurangnya Sumber Daya Manusia yang memahami Persandian atau yang biasa di sebut Sandiman di daerah kita, maka bimtek seperti ini perlu menjadi perhatian kita bersama.


“Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di NTB harus bersinergi menyususn agenda bersama untuk sering mengadakan Bimtek tentang Persandian. Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) sudah merespon untuk memberikan pelatihan kepada daerah-daerah,” kata Tri Budiprayitno

Di samping bimbingan teknis (Bimtek) kegiatan ini merupakan evaluasi kegiatan persandian tahun 2017 di provinsi NTB termasuk Kabupaten/Kota. Membahas permasalah yang di hadapi daerah dalam kegiatan Persandian.

Kepala Bidang Persandian dan LPSE Diskominfotik NTB, H. Mahmud AKS, M. Si, menjelaskan dari permasalahan-permsalahan yang diutarakan dan bahas bersama dalam Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terarah). Hasil FGD menjadi acuan sinkronisasi Persandian di tahun 2018. “Dari evaluasi yang kita kemas dalam FGD banyak hal yang kita angkat dan pecahkan, antara lain, permasalahan-permasalahan yang di hadapi teman-teman di kabupaten/kota, masih buta memahami kegiatan Persandian,” ujar Mahmud.

Kegiatan yang dilakukan oleh Provinsi untuk sosialisasi tentang kegiatan persandian di 10 Kabupten/Kota yang ada di NTB memberikan mereka pemahaman betapa pentingnya pengamanan informasi lewat kegiatan persandian.


Masih minimnya pemahaman OPD di daerah/kota maka pada tahun 2018, Persandian dan LPSE di Provinsi dan Daerah lebih harus sering sosialisasi Persandian kepada Kepala daerah, Sekda dan Kepala OPD betapa pentingnya mengamankan informasi lewat kegiatan persandian.

Di era informasi dan teknologi yang cukup pesat ini informasi itu sangat susah untuk dikendalikan dan sulit untuk  di amankan. Dengan Sandi semua informasi yang dikategorikan rahasia  bisa di amankan.

Jadi Pimpinan daerah kalau sudah memahami pentingnya Persandian dalam rangka pengamanan informasi maka mereka akan sangan membutuhkan dan menjadikan persandian itu menjadi prioriras dalam pembangunan di daerah.

Selain Sosialisasi Dalam FGD sepakat
untuk memperbanyak SDM mengkader Sandiman di daerah. “Di Kabupaten/Kota, Kita Masih sedikir SDM Sandiman,” tegas Kabid Persandian dan LPSE ini.

Kegiatan FGD dan Bimtek penetuan tingkat kerahasiaan informasi berklasifikasi menghadirkan narasumber dari Lembaga Sandi Negara, Raden Nurtantio Kusharmawan, S. Kom dan Irwan Hariyanto, S. ST yang mengisi bimtek dengan tema Evaluasi  dan Sinkronisasi pelaksanaan kegiatan pengelolaan urusan pemerintah bidang persandian.

Di akhir FGD, seluruh Sepakat Kadis Diskominfotik se NTB untuk melakukan pelatihan Persandian bersama di tahun 2018. (Edy)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru