KI NTB Gelar Rapat Pemantapan Festival DBiP

Komisi Informasi (KI) Nusa Tenggara Barat menggelar rapat pemantapan festival DBiP Nasional 2017, Selasa (14/11/2017). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh ketua Komisi Informasi NTB, Hj. Ajeng Roslinda Motimori, S.Pt.
 

"Saya bersyukur atas kehadiran Bapak dan Ibu yang memiliki semangat untuk sukseskan Festival DBiP Nasional, saya tidak menyangka akan penuh sesak seperti ini," Ujar Ketua KI NTB Ajeng Roslinda Motimori.

Kadis Kominfotik NTB juga mengatakan kegiatan ini merupakan berkah bagi NTB sebagai salah satu Provinsi yang memiliki kesempatan langka dalam menyelenggarakan Festival DBiP.

"Berkah NTB menyelenggarakan acara dengan skala Nasional" ungkap kepala dinas Kominfotik, Tribudi Prayitno.

Rapat pemantapan Festival DBIP tersebut melibatkan Dinas Kominfo kabupaten/kota se – NTB, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) dan Stakeholder se-NTB.  

Festival DBiP Nasional ini merupakan ikhtiar lanjutan dari pencanangannya setahun yang lalu oleh Gubernur NTB dan Kementerian ini juga merupakan kiat lanjutan dari penandatanganan MOU Kepala daerah pada tanggal 6 Oktober 2017.

Di NTB, Kegiatan ini melibatkan 16 Desa Model DBiP di NTB dengan sebarannya 8 Desa dari Pulau Lombok dan 8 Desa Model dari Pulau Sumbawa yang akan ikut berlomba dengan 5.000 desa lainnya se-Indonesia.

"Ini sebuah kesempatan NTB dengan berbagai inovasinya," lanjut kepala Dinas tersebut.

Najamudin Amy selaku Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB mengungkapkan dalam agenda tersebut terdapat 4 agenda yang akan diselenggarakan pada festival DbiP. Ke empat agenda tersebut yakni Seminar Nasional, Gelar Budaya, Cerdas Tangkas, DBiP Award.

Festival DBiP tersebut akan dibukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kala. Pembukaan akan diselenggarakan pada tanggal 28  November 2017, dan akan melibatkan 5.000 desa se-Indonesia. “Kami sudah menyebarkan 5.000 (lima ribu) undangan desa se-Indonesia,” ungkap Najamuddin Amy di sela-sela rapat tersebut

Seminar Nasional ini mengusung tema "Menurunkan Angka Kemiskinan Melalui Penerapan Pemerintahan Terbuka."

Dalam rapat tersebut, Najamuddin berharap pihak dapat berkonstribusi untuk memajukan daerah. (Nadya/Angga)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru