Warga Mantun, Tuding Pemdes Tidak Transparan

sekelompok warga desa mantun mendatangi kantor Desa Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. kelompok tersebut menuding pemerinta Desa Mantun tidak transparan dalam pengelolaan uang negara yang dikelolanya.

Roni Munir, salah satu perwakilan masyarakat mengatakan, kedatanganya bersama masyarakat yang didampingi oleh Ketua BPD ingin meminta kejelasan terkait beberapa proyek pembagunan desa yang selam ini tidak melibatkan masyarakat sekitar dan terkesan ditutup-tutupi. “Selama ini Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) hanya satu yang aktif, saat masyarkat ingin tau tentang pembagunan yang dikerjakan selalu sulit untuk dihubungi,” ungkapanya.

Lanjutnya selain tidak transparan penggunaan dana yang dikelola desa, pihaknya juga menuding BPD dengan pemdes tidak ada komunikasi yang baik, sehingga apa yang ditanyakan oleh masyarakat kepada BPD. Pihak BPD pun tidak tau.

Kedatangan warga tersebut ditemui langsung oleh pemerinta desa, staf kecamatan Maluk dan juga dari pihak keamanan.

Sementara itu Sahril selaku kepala Desa Mantun mengungkapkan, pihaknya selaku pemerinta desa yang baru terpilih tersebut mengaku sudah melakukan kegiatan pembagunan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebagai bentuk transparansi pemerinta desa dalam pengelolaan anggaran yang ada di desa, selalu dilakukan sesuai aturan.”Sebelum kita melakukan penetapan sebuah program kita libatkan masyarakat, mulai dari musyawara tingkat dusun (Musdus) hingga musyawara desa,” ungkapnya.

Selain itu juga, lanjutnya sebagai bentuk transparansi pihaknya melakukan pemasangan papan informasi terkait penggunaan APBDes. “Kita pasang satu ukuran besar di depan kantor desa,” jelasnnya.

Untuk tiap program yang dikerjakan menggunkan APBDes selalu memasang papan informasi terkait jumlah penggunaan anggaran []

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru