Jelang Pilkada, Pemda KSB Gelar Apel Siaga

Sumbawa Barat. Kominfo - Guna menyukseskan pilkada serentak 2018, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar apel Siaga Kamtibmas Tiga Pilar. Apel Siaga ini digelar di lapangan Kantor Bupati Sumbawa Barat, Kemutar Telu Center Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat, Kamis (21/6).

Dalam apel siaga yang dirangkaikan dengan apel syukur hari lahirnya Kabupaten Sumbawa Barat yang ke-enam tersebut, melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Tiga komponen, yakni Pemerintah, Kepolisian, dan TNI sepakat bersatu menciptakan suasana yang kondusif jelang Pilkada.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM dalam pidatonya berharap kepada ASN agar dapat bekerja lebih berkualitas lagi, menunjukan dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam pengabdian yakni sebagai pelayan publik.

"Terus berikan pengabdian dengan mental ikhlas jujur dan sungguh-sungguh. Selalu mengedepankan kerjasama atau gotong royong dengan mengoptimalkan sumberdaya yang ada. Jauhi pungutan liar dan hindari tindakan pidana korupsi," harapnya.

Bupati juga mengajak para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus mengakselerasi seluruh jajarannya dalam melaksanakan program kerja yg telah direncanakan enam bulan ke depan dengan baik. "Mengevaluasi kembali pekerjaan yang telah dilaksanakan enam bulan terakhir. Pastikan kita bekerja dibawah payung hukum," tuturnya.

Tahun 2018, lanjutnya, adalah tahun politik. Tanggal 27 Juni mendatang pesta demokrasi serentak pemilihan gubernur dan wakil gubernur akan digelar, untuk menciptakan pilkada yang tertib, aman, dan lancar maka dibutuhkan sinergitas tiga pilar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Untuk mewujudkan pesta demokrasi yang aman, dan damai di KSB, maka secara mutlak sinergitas segala pihak, pemerintah, TNI, dan Polri serta masyarakat sangat penting untuk bergandeng tangan bersama menciptakan Kamtibmas yang aman dan damai," tuturnya.

Untuk mengimplementasikan sinergitas tiga pilar kamtibmas jelang Pilkada 2018 tersebut, Bupati meminta kepada seluruh camat dan kepala desa di KSB harus optimalkan peran anggota satuan pelindung masyarakat bersama-sama babinkamtibmas dan Babinsa serta masyarakat, menjaga keamanan ketertiban masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Khusus kepada ASN, Bupati, meminta tetap menjaga netralitas, tidak menyalahgunakan jabatan atau kendaraan dinas untuk kepentingan politik.

Sementara itu, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa mengungkapkan kesiapan personilnya dalam menjaga dan mensukseskan pesta demokrasi tersebut.

"Akan ada 193 lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di KSB, setiap TPS kami tempatkan satu personil Polri serta Linmas dan TNI. Situasi kamtibmas saat ini dari ramadan sampai menjelang pilkada ini relatif aman dan kondusif,  Kami akan mulai melakukan pengawalan dan pengamanan pada TPS pilkada pada tanggal 25 juni mendatang," ungkapnya.

Iya juga menghimbau kepada anggota TNI agar tetap menjaga netralitas pada saat menjaga pesta demokrasi serentak tersebut. Ia juga melaporkan bahwa tidak ada kendala dan pihaknya siap mengamankan pilkada.

Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Czi Eddy Oswaronto, S.T yang juga melaporkan kesiapannya dalam mengamankan pilkada serentak tersebut mengatakan, bahwa pihaknya akan bersinergi dengan Polri, Pemerintah dan masyarakat dalam  mengamankan pesta demokrasi tersebut.

"TNI tetap sesuai dengan ketentuan bahwa TNI tetap pada posisi netral. TNI ikut mengamankan sehingga masyarakat dapat megikuti pilkada dengan aman dan damai," ungkapnya.

Hadir di acara tersebut Wakil Bupati KSB, pimpinan DPRD KSB, ketua GOW, Kepala BNN KSB, para Asisten, staf ahli, lurah, camat, kades, Anggota Linmas, Agen PDPGR.

Seusai apel tersebut Bupati dan Wakil Bupati mengajak seluruh ASN, TNI dan Polri untuk sama-sama melakukan halal bihalal, sehingga ukhwah diantara para Aparatur tetap terjaga. Kominfo Sumbawa Barat/Feryal/Rangga/Tifa.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru