Wagub NTB Lantik 169 Pejabat Fungsional

Sebanyak 169 Pejabat Fungsional lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB), mengikuti kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di gedung Graha Bhakti Praja kantor Gubernur NTB pada Senin (02/07).

Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin, SH, M.Si secara resmi melantik dan mengambil sumpah kepada 169 pejabat fungsional, yang dihadiri oleh beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para saksi dan dewan pemohon.

Dalam sambutannya, Amin mengatakan bahwa seluruh pejabat fungsional yang telah dilantik dan pengambilan sumpah jabatan, dapat memberikan energi baru untuk mendorong profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab demi Provinsi NTB berkemajuan.

"Atas nama Gubernur NTB, mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang telah dilantik. Mudah-mudahan ke depannya dapat bekerja secara profesional dan fungsional. Kami juga berharap bahwa tugas dan fungsi akan bermanfaat bagi pemerintah dan rakyat NTB," ungkap Amin.

Amin juga mengharapkan kepada seluruh pejabat yang dilantik bahwa dalam rangka pengabdian tugas, agar senantiasa menjunjung tinggi etika dan norma-norma pemerintah yang berlaku. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah ASN seluruh lingkup pemerintah NTB dimana pun berada.

"Saya kira disuruh untuk mejalangkan tugas di seluruh wilayah NTB, harus senantiasa menunjukkan kinerja yang baik," harapnya.

Sementara itu, salah satu dari pejabat fungsional yang dilantik, guru SMKN 1 Gangga Kabupaten Lombok Utara, Imam, S.Pd mengungkapkan kebahagiaan.

"Yang jelas saya sangat bahagia, karena ada tanggung jawab lebih yang harus dipertahankan," ungkapnya bersemangat.

Guru SMKN ini menjelaskan bahwa kinerja yang sebelumnya kurang baik, harus ditingkatkan lagi. Kemudian mejalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan undang-undang.

Pejabat fungsional yang resmi dilantik ini merupakan pejabat dengan latar belakang berbeda-beda. Diantaranya Widyaiswara 17 orang, Pengawas pemerintahan 5 orang, Mediator hubungan industrial 2 orang, Pengawas ketenagakerjaan 7 orang, Pengawas ketenagalistrikan 1 orang, Instruktur 5 orang, Polisi Pamong Praja 19 orang, Pustakawan 1 orang, Pranata Komputer 1 orang, Pengawas Benih Tanaman 6 orang, Psikologi Klinis 1 orang, Guru 76 orang, Dokter 2 orang, Refraksionis 1 orang, Bidan 6 orang, Perawat 12 orang, Asisten Apoteker 2 orang, Radigrafer 2 orang, Fisiotrafis 2 orang dan Okupasi Terapis 1 orang.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru