BBM Satu Harga Diresmikan

Sumbawa Barat. Diskominfo – Penandatangan Prasasti oleh Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, E. Widyo Sunaryo bersama Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M dan Perwakilan PT. Pertamina, Sigit Wicaksono menandai Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak Satu Harga di Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano KSB, Kamis (15/11).

 

Dalam sambutannya Perwakilan PT. Pertamina, Sigit Wicaksono berterimakasih kepada Pemda KSB yang telah mempercepat dan mempermudah pembangunan SPBU ini. Sigit juga mengungkapkan BBM satu harga ini merupakan program dari pemerintah yang dikomandoi oleh Kementrian ESDM dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang dilaksanakan oleh Badan Usaha yaitu PT Pertamina Persero sebagai penyedia dan pendistribusi BBM ke seluruh Indonesia.

 

Sebelumnya, lanjut Sigit, pada 18 September 2018 lalu, PT. Pertamina sudah melakukan uji pasar serentak di KSB dan empat wilayah lainnya yang juga masuk dalam BBM Satu Harga, empat wilayah tersebut berada di Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.

 

“Lembaga Penyalur BBM atau SPBU yang dibangun ini adalah merupakan SPBU Satu Harga kelima di NTB pada tahun 2018 ini. Pemerintah menargetkan pada Tahun 2019 mendatang akan dibangun lima SPBU lagi di NTB dengan sasaran daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T)” Tutur Sigit.

 

Masyarakat Poto Tano yang tadinya kesulitan mendapat BBM dengan harga standar, atau mendapatkan BBM dari tangan-ketangan dengan harga yang lebih mahal, dengan adanya SPBU ini akan mempercepat dan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan BBM dengan harga standar Nasional. Sesuai dengan Peraturan Presiden, harga Premium adalah Rp6.450 sementara Solar seharga Rp5.150.

 

Pada Kesempatan yang sama, Bupati KSB, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M., sangat bersyukur dengan adanya SPBU Satu Harga yang ada di Kecamatan Poto Tano ini, dengan hadirnya SPBU ini masyarakat akan menikmati BBM Satu Harga secara menyeluruh. “Kebijakan pemerintah ini adalah salah satu upaya bagaimana memastikan seluruh pelosok tanah air ini bisa menikmati harga-harga bahan vital sperti BBM ini sesuai harga standar”. Ucapnya.

 

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga dan merawat SPBU tersebut. Bupati mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama dan LSM untuk bersama-sama saling menjaga keamanan dan kenyamanan di SPBU Kompak, sehingga masyarakat bisa menikmati BBM dengan harga dan takaran yang sama se indonesia.

 

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, E. Widyo Sunaryo dalam sambutannya mengatakan, SPBU Satu Harga adalah implementasi program Presiden Joko Widodo. Program ini dilaksanakan agar masyarakat merasakan BBM satu harga dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Ini akan memberikan energi yang natinya akan mudah diakses oleh masyarakat.

 

‘’SPBU Satu Harga dijamin menyediakan BBM yang harganya sama, takarannya pas, 1 liter ya satu liter, tidak dikurangi karena BBM ini sudah ditera dan diukur oleh lembaga resmi pemerintah .” Kata Widyo.

 

Diungkapkan Widyo, pada hari ini juga peresmian SPBU Satu Harga dilakukan di dua tempat di Kabupaten Sumbawa yaitu di Labuhan Badas dan Kecamatan Moyo hulu yang juga dihadiri oleh Pejabat Kementrian ESDM. Bulan ini Presiden Jokowi juga dijadwalkan akan meresmikan SPBU Satu Harga di Miangas, Pulau paling utara Indonesia yang berhadapan dengan Filipina. Pada Bulan depan Menteri ESDM juga akan meresmikan SPBU Satu Harga di Papua. "Program ini memang luarbiasa". Ucap widya.

 

Widyo berharap, dengan adanya SPBU ini Mudah-mudahan bisa memicu perkembangan ekonomi di Kabupaten Sumbawa Barat khususnya di Kecamatan Poto tano dan sekitarnya. Menurut Widyo, lokasi dengan luas 1 Ha ini sangat trategis untuk dikembangkan berbagai usaha yang menunjang kebutuhan masyarakat yang mampir di SPBU Kompak. (FR)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru