Rapat Paripurna Istimewa HUT NTB ke -60

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi NTB menggelar Rapat Paripurna Istimewa sekaligus menjadi sidang paripurna terakhir dalam rangka menyambut HUT NTB ke-60 di ruang sidang utama DPRD NTB, Kamis (13/12).

Dalam paripurna kali ini ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaedah menyampaikan beberapa persoalan yang menjadi aspirasi dari para anggota dewan untuk segera di selesaikan. Salah satunya adalah terkait proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah para korban gempa bumi di NTB.

"Sarana dan prasarana pembangunan di NTB pasca gempa harus diselesaikan dengan target Desember ini,"terangnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dalam sambutannya menyampaikan empat poin penting diantaranya proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa, pembangunan, daya saing, dan bagaimana mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di NTB.

Untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah telah berupaya mencari alternatif rumah yang tahan gempa, sehingga masyarakat bisa mendapatkan banyak pilihan. "Ada banyak spesifikasi rumah tahan gempa yang diusulkan, seperti RISA, RIKO, RIKA. Nanti kita carikan alternatif rumah lainnya sehingg masyarakat punya banyak pilihan,"kata Gubernur yang akrab disapa bang Zul ini.

Gubernur berharap proses recovery bisa segera terlaksana dan lebih mudah dilakukan, tentunya dengan kerjasama dari semua pihak. 

Dikesempatan itu Gubernur juga menyinggung persoalan investasi dalam meningkatkan daya saing daerah, serta pemberian beasiswa bagi 1000 pemuda NTB ke luar negeri yang diharapkan mampu bersaing dan memiliki kualitas mumpuni ketika kembali ke daerah.

Rapat paripurna DPRD NTB ini dipimpin ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaedah dan dihadiri Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, serta dihadiri Anggota Dewan,Organisasi Perangkat Daerah (OPD)lingkup pemprov NTB, pejabat sipil, TNI dan Polri serta media cetak dan elektronik. (Luk/tim media).

Sumber foto : Humas NTB

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru