Akhirnya Warga Dasan Geres Terima Dana Bantuan Gempa


Giri Menang-KM. Warga Kelurahan Dasan Geres Kecamatan Gerung-Lombok Barat, hari ini, Senin (28/1) harus bersuka cita. Karena mereka yang terkena dampak gempa beberapa bulan lalu, bisa menerima bantuan gempa yang digelontorkan pemerintah pusat. Mereka berbondong-bondong mendatangi kantor lurah setempat. Gunanya untuk merealisasi transaksi dana yang dipasilitasi oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).


Di Kelurahan Dasan Geres, terdapat sebanyak 485 Kepala keluarga (KK) yangmenerima dana bantuan.Sejak pagi mereka memadati kantorlurah. Tujuannya untuk menerima bantuanmelalui rekening masing masing. Warga datang dengan membawa foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan KK).

Ubtuk tahap pertama, pembagian rekening diberikan bagi warga dengan kategori rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS). Mereka ini yang terkena dampak dengan jumlah yang cukup banyak, ratusan rumah jumlahnya. Pendataan dan survey, sudah dilakukan pihak BNPB, PUPR dan didampingi oleh pihak kelurahan sejak oktober tahun lalu.


Nominal yang akan di terima oleh warga yang terkena dampak gempa antara lain, warga yang rumahnya RR sebesar Rp.10 juta. RS Rp.25 juta dan rusak berat (RB) Rp.50 juta. Namun untuk warga yang kondisi rumahnya RB, sampai saat ini belum di tangani pihak BNPB. Alasannya, masih dalam proses koordinasi, karena juknisnya beda dengan juknis RS RR. Jumlahnyapun hanya satu rumah saja atas nama Safrah warga dusun Cemare Timur. Sampai saat ini kondisinya belum tersentuh untuk dibangun.

Lurah Dasan Geres, Hulaifi, SH mengaku senang, meskipun realisasi dana bantuan gempa ini dinilai terlambat. Keterlambatan disebabkan faktor pendataan dan berbagai hal secara teknis. Dari data yang dikantongi Hulaifi, total warga yang mendapatkan bantuan dampak gempa kategori RS sebanyak 23 KK, RR 459 KK, dan RB hanya 1 KK saja.

Hulaifi berharap, dana yang di terima warga, bisa dimanfaatkan untuk merenovasi rumah yang terkena gempa. Harapan lain, agar pelaksanaan perbaikan rumah bisa berjalan lancar, aman. “Yang paling penting dana tidak disalah gunakan,” harap Lurah yang baru saja mendapat promosi jabatan.

Secara terpisah, pelaksana tugas (plt) Kepala Lingkungan (kaling) Cemare, Sulaifi menyatakan, momen pembagian dana ini yang paling di tunggu tunggu warga, karna sejak empat bulan terakhir pasca pendataan belum ada pembagian rekening. “Alhamdulillah, sekarang warga saya agak sedikit lega, meskipun masih ada warga yang kecewa karena belum terealisasi,” kata Sulaifi”.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru