Tidak Ada Penganggaran Ditengah Jalan

Sumbawa Barat. Diskominfo - Agenda Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan terus bergulir. Musrenbang Kec. Jereweh yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Kantor Camat Jereweh ini dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) KSB, drh. Hairul, MM., Camat Jereweh, Drs. Zainuddin, Babinsa, dan Babinkamtibmas Kec. Jereweh serta para utusan SKPD Lingkup Pemda Kab. Sumbawa Barat, Rabu (20/2)

Camat Jereweh, Drs. Zainuddin, dalam sambutannya memaparkan secara singkat tentang berbagai usulan yang telah dirangkum pada pra musrenbang sebelumnya. " Ada 42 item usulan yang sudah kami rekap di pra musrenbang dengan perkiraan anggaran sebesar 12 Milyar. Kami sangat berharap utusan dari SKPD untuk dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai agar usulan-usulan dari masyarakat Kecamatan Jereweh  ini kiranya dapat diakomodir pada tahun berikutnya" tandasnya seraya menutup sambutannya.

Kepala Bappeda KSB, drh. Hairul, MM., dalam sambutannya mengatakan bahwa tahun ini segala sesuatunya terkait perencanaan penganggaran telah dilakukan dengan menerapkan e- Planning dan e-Budgetting, hal ini selain untuk transparansi  juga untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi terkait rencana-rencana pembangunan yang akan dilaksanakan.

"Musrenbang ini adalah bagian dari penyusunan RKPD tahun 2020. Utk penyusunan APBD murni, disusun dari usulan dimusrenbang ini, jadi tidak bisa lagi ada pengganggaran ditengah jalan. Dengan selesainya RKPD dan Musrenbang Kabupaten  maka sudah otomatis tersusun RAPBD Tahun 2020. Mohon jadi perhatian bagi seluruh SKPD untuk menyesuaikan penyusunan program kerja serta penganggarannya dengan Renja SKPD masing-masing" tegasnya.

Kepala Bappeda juga menekankan bahwa  dibutuhkan konsistensi dalam penganggaran bila tidak konsisten maka usulan yang diprogramkan tidak akan sesuai dengan target pencapaian. Selain itu, Hairul juga menyampaikan pesan Sekretaris Daerah Kab. Sumbawa Barat, A.Azis, SH.,MH, terkait virus rabies yang kini menjadi Kejadian Luar Biasa di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu. " Pak Sekda menghimbau pak Camat untuk melakukan sosialisasi atau pengumuman di masjid-masjid atau tempat keramaian untuk waspada terhadap penyebaran virus rabies ini" tuturnya lagi.

Berbagai usulan yang disampaikan pada Musrenbang ini masih terfokus pada pembangunan fisik seperti  jalan penghubung  desa, jalan usaha tani, embung desa, saluran irigasi dan bronjong sungai. Feryal/tifa/fitri

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru