Semua Berawal Dari Keluarga


Walau kondisi cuaca panas namun tidak menyurutkan semangat dan antusias peserta acara Sosialisasi Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja Melalui Genre Ceria yang berlangsung di lapangan umum Dusun Peneguk Desa Bagu Kab.Lombok Tengah. 23/02/2019

Hadir dalam acara sosialisasi diantaranya Ketua Komisi IX DPR RI Dra.Hj.Ermalena ,Mhs, Deputi KSPK Bkkbn Dr,dr .Muhammad Yani M.Kes, Direktur BIna Ketahanan Remaja BKKBN Ediningsih Eka Sulistia MS,Kepala Perwakilan BKKBN NTB DR.Lalu Makripuddin,M.Si, Sekda Kab Lombok tengah. Ir.H.lalu Amin, Kepala Bidang KSPK Perwakilan BKKBN NTB Dra.Baiq Nurhayati, Forum Genre Indonesia Provinsi NTB serta sekitar 200 lebih peserta yang berasal dari sekolah yang ada di wilayah Desa Bagu seperti MA,SMA hingga Perguruan Tinggi.

Deputi KSPK BKKBN Dr,dr .Muhammad Yani M.Kes dalam sambutannya mengatakan kita sering melaksanakan atau melakukan sosialisasi program program BKKBN tetapi berada ditengah-tengah para pemuda yang penuh semangat ini memberikan nuansa baru, ada hal yang baru untuk kami disini.


Terkait dengan pembangunan keluarga menurut Yani, ini bukan kata yang baru, orang sudah tahu bahwa keluarga itu penting tapi faktanya tidak sedikit yang meremehkan bahwa keluarga adalah tempat utama untuk pembangunan, pendidikan, disana awal sebenarnya , jika baik pendidikan yang didapat ditengah keluarga Insaa Allah baik juga generasi muda dimasa yang akan datang. Kalau keluarga kita rapuh tentunya juga generasi anak yang dihasilkan dari keluarga juga tidak bisa seperti generasi yang diharapkan kedepan.

"Oleh karna itu, BKKBN atau pemerintah bersama kelembagaan lainnya memberikan perhatian sangat-sangat penting untuk keluarga".kata Yamin

Ketua Komisi IX DPR RI Dra.Hj.Ermalena ,Mhs sambil turun penggunng menyapa peserta, Ermalena sempat menanyakan ke peserta terkait hubungan HIV ID dengan Drug atau narkoba, salah seorang peserta memberikan jawaban benar dan tepat yakni jika jarum suntik yang digunakan oleh penderiata HIV ID dipakai lagi oleh orang lain maka seseoarng bisa tertular HIV ID. Melalui jawaban peserta inilah, Ermalena tambah yakin bahwa 200 lebih peserta yang berkumpul di acara sosialisasi ini adalah pemuda terpilih.

Ermalena mengajak untuk membuktikan bahwa dari pusaran inilah,tempat inilah terjadi untuk mencegah tigal hal yakni tidak pada sex bebas sebelum nikah, tidak pada nikah dini sebelum usia 21 tahun dan tidak pada Narkoba. Symbol zero dan tiga jari merupakan ajakan untuk merencanakan dan menghindari tiga hal yakni Say no sex bebas sebelum nikah, Say no nikah dini, Say no To Drug.


“Siapkah kita menjadi motivator, siapkah kita bergerak,siapkah kita menjadikan NT hebat, siapkah kita menjadikan NTB Bangkit, NTB Gemilang, siapa namanya (dijawab serentak tiga kali oleh peserta “Dra.Hj.Ermalena”) Ermalena pada saatnya nanti akan diganti oleh salah seorang yang duduk dibawah tenda ini, Aamiin. bisa?, yakin? Rencanakan, apakan? Rencanakan tidak ada yang mustahil, kalau seorang Ermalena pernah sebagai penjual cendol bisa menjadi anggota DPR RI apalagi adik-adik yang hebat ada disini, pasti salah seorang bisa menggantikan Ermalena”.
Kata Ermalena disambut tepuk tangan dan kata aamiin dari seluruh peserta.

Untuk menambah dan memberikan semangat kepada peserta , acara sosialisasi diakhiri dengan memberikan doorprize berupa sepeda,kipas angin, magicger dan lain sebagianya. Sekaligus penyerahan bantuan berupa laptov.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru