Hari Otonomi Daerah, Kesejahteraan dan Inovasi di Utamakan

Muara dari pelaksanaan otonomi daerah adalah tewujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan serta partisipasi aktif masyarakat. Daerah diharapkan mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan serta potensi keanekaragaman daerah. Otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah. 


Pemerintah Daerah dan masyarakat didorong dan diberi kesempatan yang luas mengembangkan kreatifitas dan inovasi. Demikian pernyataan Mendagri RI Tjahjo Kumolo yang dibacakan oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah pada upacara Hari Otonomi Daerah yang diikuti oleh seluruh ASN di halaman kantor Gubernur NTB, Mataram (25/4). 

“Perjalanan otonomi daerah pasca reformasi hingga sekarang dapat dikatakan banyak kemajuan yang telah dicapai,” ungkap Wagub.


Dalam meningkatkan sumber daya manusia untuk memperdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah. Masyarakat tidak dapat dianggap sebagai konsumen pelayanan publik. Tetapi dituntut adanya kemampuan untuk meningkatkan sumber daya manusianya. 

“Dengan demikian, pemerintah daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat. Karena masyarakat semakin menyadari atas hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mendapatkan pelayanan,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengatakan bahwa aparatur sipil daerah harus memberikan pelayanan yang lebih baik sebagai wujud pelaksanaan reformasi demokrasi. Sehingga penyelenggaraan otonomi daerah dapat memberikan kesetaraan bagi kemajuan masyarakat dan potensi yang dimilki oleh daerah.

Lebih lanjut, Ibu Wagub menjelaskan, dalam rangka upaya penataan penyelenggaraan otonomi daerah secara komprehensif, salah satunya memberikan arahan dan pedoman regulasi bagi daerah diantaranya, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. 

"Peraturan ini hendaknya diaplikasikan secara konsisten serta mengedepankan ketelitian dan kecermatan, sehingga kita dapat mengetahui gambaran tentang penyelenggaraan pemerintah daerah di Indoensia,” jelasnya


Gambaran ini akan menjadi dasar pemerintah untuk menentukan kegiatan lebih lanjut dalam rangka meningkatkan kapasitas pemerintah daerah sesuai dengan kondisi dan potensi daerah masinga-masing.

“Mari kita kawal otonomi daerah, supaya diisi dengan kegiatan-kegiatan dalam peningkatan kinerja pemerintah daerah yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Selanjutnya, Mendorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh kreativitas dan inovasi daerah dalam mengoptimalkan berbagai potensi daya yang ada, perlu ditingkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dan daerah.

Diakhir sambutannya, ia berharap semoga dengan adanya semangat Hari Otonomi Daerah ini, diharapkan dapat merefresikan kembali makna otonomi daerah dan menjadi spirit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri ini. (Man-TM)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru